Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Fintech Makin Menjamur, Jurang Literasi Keuangan Jadi Tantangan

SABTU, 19 SEPTEMBER 2026 | 11:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemudahan mengakses layanan keuangan digital belum selalu diikuti kemampuan masyarakat memahami risiko dan kewajibannya. Di tengah pertumbuhan industri fintech lending, kesenjangan antara inklusi dan literasi keuangan masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian.

Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan konsumen memahami biaya pinjaman, tetapi juga menyangkut risiko penipuan, penyalahgunaan data pribadi hingga praktik penagihan.

Direktur Hukum dan Kepatuhan Samir, Yonathan Gautama,  mengatakan, penyalahgunaan data pribadi dan fraud menjadi salah satu persoalan kepatuhan yang perlu diwaspadai industri. Modusnya antara lain melalui rekayasa sosial atau social engineering dengan mencatut identitas calon debitur maupun platform fintech.


Selain itu, etika penagihan dan kepatuhan terhadap batas manfaat ekonomi juga menjadi perhatian. Struktur bunga harian hingga total biaya layanan harus tetap berada dalam batas maksimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kepatuhan atau compliance adalah fondasi utama keberlanjutan bisnis. Di tengah pesatnya industri pindar, tiga area kepatuhan menjadi perhatian utama, yaitu penyalahgunaan data pribadi dan penipuan, etika dan tata cara penagihan, serta kepatuhan terhadap batas manfaat ekonomi," ujar Yonathan saat dihubungi RMOL, dikutip Sabtu 18 September 2026.

Dari sisi konsumen, kemampuan membayar juga masih menjadi salah satu sumber utama pengaduan. Debitur yang mengalami penurunan kemampuan finansial umumnya mengajukan restrukturisasi atau keringanan pembayaran. Pertanyaan mengenai rincian biaya dan denda juga masih kerap disampaikan.

Namun, persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana memastikan perluasan akses keuangan diikuti pemahaman yang memadai dari masyarakat.

"PR terbesar yakni kesenjangan antara inklusi keuangan dan literasi keuangan," kata Yonathan.

Kesenjangan tersebut membuat edukasi keuangan menjadi bagian penting dalam perkembangan industri fintech. Konsumen tidak hanya perlu memahami cara memperoleh pembiayaan, tetapi juga mengetahui biaya, kewajiban pembayaran, risiko penipuan serta konsekuensi dari keputusan keuangan yang diambil.

Upaya memperkecil kesenjangan itu dapat dilakukan melalui penyederhanaan informasi produk, edukasi digital secara berkelanjutan, serta mekanisme pengaduan yang lebih responsif. Dengan begitu, perluasan inklusi keuangan tidak sekadar ditandai dengan bertambahnya jumlah pengguna, tetapi juga meningkatnya kemampuan masyarakat menggunakan layanan keuangan secara sadar dan bertanggung jawab.

Di tingkat perusahaan, Samir mengatakan pendekatan tersebut dilakukan melalui edukasi di kanal digital, penyederhanaan bahasa perjanjian dan ringkasan informasi produk, serta penguatan layanan customer care agar pengaduan konsumen dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang ditetapkan regulator.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya