Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Dolar AS Menguat, Yen Tertekan Usai Keputusan BOJ

SABTU, 19 SEPTEMBER 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dolar AS menguat terhadap Yen pada perdagangan Jumat 18 September 2026, setelah keputusan Bank of Japan (BOJ) menaikkan suku bunga justru memunculkan keraguan mengenai peluang kenaikan berikutnya.

Dolar AS sempat melonjak 1,3 persen ke level 158,05 Yen, tertinggi dalam dua pekan. Namun, penguatannya kemudian menyusut menjadi 0,5 persen di level 156,725 Yen.

Pergerakan tersebut membuat Dolar AS berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak Oktober 2025.


BOJ menaikkan suku bunga ke 1,25 persen, level tertinggi dalam 31 tahun. Namun, keputusan tersebut tidak mampu menopang Yen karena pasar menilai BOJ belum memberikan sinyal yang cukup kuat mengenai arah kenaikan suku bunga berikutnya.

Tekanan terhadap Yen juga mereda setelah otoritas Jepang melakukan pemeriksaan nilai tukar di pasar valuta asing. Langkah tersebut dipandang sebagai indikasi awal kemungkinan intervensi untuk menahan pelemahan Yen.

Selain Yen, Dolar AS juga menguat secara luas. Indeks Dolar AS yang mengukur pergerakan Dolar AS terhadap enam mata uang utama naik 1,2 persen sepanjang pekan dan berada di sekitar level tertinggi dalam tujuh pekan.

Penguatan Dolar AS turut dipengaruhi kebijakan Federal Reserve yang memberikan sinyal bahwa kenaikan suku bunga masih mungkin dilakukan. Pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan The Fed berikutnya sekitar 55 persen, naik dari 27 persen sepekan sebelumnya.

Di sisi lain, Euro menguat 0,5 persen menjadi 1,1481 Dolar AS, meski masih berada di jalur untuk mencatat pelemahan sekitar 1 persen sepanjang pekan.

Poundsterling juga menguat 0,3 persen menjadi 1,3391 Dolar AS setelah data penjualan ritel Inggris melampaui ekspektasi pasar.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya