Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Bursa Eropa Merah: Banteng Pasar Keok di Bawah Bayang-Bayang Badai Energi

SABTU, 19 SEPTEMBER 2026 | 07:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup turun tajam pada perdagangan Jumat 18 September 2026 waktu setempat. 

Pelemahan terjadi setelah terseret sentimen negatif pasar global serta  proyeksi pendapatan korporasi yang tertekan..

Pergerakan indeks utama Eropa mencatatkan koreksi signifikan. Euro STOXX 50 merosot 1,5 persen ke level 6.229 Dolar AS, menyentuh posisi terendah dalam hampir dua bulan. 


Sedangkan STOXX Eropa 600 melemah 1,2 persen ke posisi 635,3 Dolar AS.

Di kawasan, CAC 40 Prancis terkoreksi 1,5 persen menjadi 8.065 Dolar AS, membukukan pelemahan mingguan sebesar 1,4 persen. Sedangkan FTSE 100 Inggris turut turun 1,5 persen akibat tekanan di berbagai sektor utama.

Koreksi pasar dipicu oleh lonjakan harga gas alam dan bahan bakar di tengah eskalasi konflik Iran serta kekhawatiran pasokan energi menyusul kerusakan infrastruktur minyak Arab Saudi. Tekanan energi ini turut mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah di tengah spekulasi pengetatan lanjutan oleh bank sentral.

Sektor perbankan dan otomotif mengalami tekanan jual masif. Di Jerman, saham Deutsche Bank, BNP Paribas, dan Santander masing-masing terkoreksi lebih dari 3 persen, sementara trio produsen mobil Mercedes Benz, Volkswagen, dan BMW merosot hingga 5 persen. 

Di Prancis, saham mewah seperti Hermes turun 3,2 persen. Sementara itu, di Bursa London, saham pertambangan seperti Glencore anjlok 4 persen dan Rio Tinto turun 1,7 persen di tengah penantian pasar terhadap arah kebijakan moneter global.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya