Berita

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali di di Auditorium Jos Soedarso, Seskoal, Jakarta Selatan, Rabu, 9 September 2026. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Pertahanan

Perkuatan Pertahanan Maritim Atas dan Bawah Air Butuh Sinergi Multipihak

RABU, 09 SEPTEMBER 2026 | 15:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembangunan kekuatan maritim Indonesia dalam menghadapi gejolak geopolitik kawasan terus menjadi sorotan para pemangku kebijakan. Terutama dalam mempersiapkan alutsista mumpuni baik di atas maupun bawah air.

Hal itu tertuang dalam Seminar Nasional Hiu Kencana bertajuk ‘Integrated Maritime Surveillance System for Indonesia: Penguatan Pengendalian Ruang Maritim Atas dan Bawah Air dalam Mendukung Politik Pertahanan Negara Menghadapi Dinamika Global’ yang digelar di Auditorium Jos Soedarso, Seskoal, Jakarta Selatan, Rabu, 9 September 2026.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali dalam acara itu mengemukakan bahwa seminar ini sangat penting dalam membangun wawasan pertahanan maritim Indonesia.


“Kedaulatan pada domain maritim dengan segala potensinya hanya dapat dijaga secara penuh apabila Indonesia memiliki kemampuan dan kekuatan untuk mengamankannya, khususnya pada lingkup peperangan bawah air,” kata Laksamana Ali.

Lanjut dia, TNI AL saat ini terus mengembangkan kekuatan bawah air melalui pembangunan postur kapal selam lewat berbagai program.

“Dalam MRO Nasional, PT PAL membangun kapasitas maintenance, repair dan overhaul kapal selam dalam negeri,” ungkap KSAL.

Terakhir, jebolan AAL 1989 ini menilai bahwa membangun kapabilitas kapal selam butuh sinergi dan kolaborasi multipihak.  

“Jadi kita harus mensinergikan antara industri pertahanan, TNI AL, BRIN-akademisi dan kementerian/lembaga lainnya dalam skema pentahelix,” pungkasnya. 

Dalam seminar tersebut menghadirkan antara lain Paguyuban Hiu Kencana, Wamen KP Laksamana (Purn) Didit Herdiawan, Wakil Kepala BRIN Laksdya (Purn) Amarulla Octavian, Dirut PT PAL Kaharuddin Djenod dan Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono.  

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya