Berita

Seremonial Program TJSL Pelindo 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Program TJSL Pelindo Diperluas, Mulai dari Bantuan UMKM Hingga Sasar Wilayah 3T

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 20:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperluas program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui sejumlah kegiatan yang menyasar inklusi sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tiga program yang dilaksanakan yakni penyaluran alat bantu bagi penyandang disabilitas, pemberangkatan relawan Port Captain Inspirasi 2026 ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta pemberian bantuan sarana usaha kepada pelaku UMKM.

Keterlibatan perempuan cukup dominan dalam program-program tersebut. Dari 20 relawan Port Captain Inspirasi 2026 yang akan diterjunkan ke Banda Aceh, Garut, Sumbawa, dan Ambon, 16 orang di antaranya merupakan perempuan.


Sementara itu, sebanyak 41 dari 53 pelaku UMKM yang menerima bantuan sarana usaha mayoritas merupakan perempuan. Pelindo juga memberikan alat bantu kepada 25 penyandang disabilitas, dengan delapan penerima di antaranya perempuan.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Amurwani Dwi Lestariningsih mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam program TJSL Pelindo.

“Kami mengapresiasi upaya Pelindo yang memberikan ruang bagi perempuan untuk terlibat dan memperoleh manfaat dari berbagai program pemberdayaan. Ketika perempuan mendapatkan akses dan kesempatan untuk berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan di sekitarnya,” kata Amurwani di Kantor Pelindo, Jakarta pada Selasa, 8 September 2026.

Sekretaris Perusahaan Pelindo Benny Ariyadi menambahkan, ketiga program tersebut memiliki sasaran berbeda. Namun, seluruhnya diarahkan pada tujuan membuka akses dan kesempatan agar masyarakat dapat semakin mandiri.

“Program TJSL kami rancang agar menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret. Ada penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan mobilitas, ada masyarakat di wilayah 3T yang membutuhkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan, serta ada pelaku UMKM yang membutuhkan sarana untuk mengembangkan usahanya. Pada akhirnya, semuanya bermuara pada bagaimana membuka akses dan kesempatan agar masyarakat semakin berdaya,” ujarnya.

Benny menilai tingginya keterlibatan perempuan dalam program UMKM dan Port Captain Inspirasi menunjukkan peran perempuan tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan di masyarakat.

“Kami melihat perempuan memiliki peran penting, bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. Karena itu, Pelindo ingin memastikan program-program TJSL memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berkembang, meningkatkan kemandirian, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga maupun lingkungannya,” tambahnya.

Benny menegaskan, manfaat konektivitas yang dibangun Pelindo tidak semata berkaitan dengan kelancaran pergerakan kapal, barang, maupun manusia.

Menurutnya, konektivitas juga harus mampu membuka akses masyarakat terhadap pendidikan, peluang ekonomi, dan kesempatan untuk meningkatkan kemandirian.

“Konektivitas bagi Pelindo tidak hanya berarti menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Lebih dari itu, kami ingin konektivitas juga membuka akses terhadap pendidikan, kesempatan berusaha, dan kemandirian. Dengan begitu, keberadaan Pelindo dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” pungkas Benny.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya