Berita

Kuasa hukum Febrie Adriansyah, Febri Diansyah. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Hukum

Febrie Ngotot Tidak Terima Aliran Uang Tan Kian

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 20:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah bersikukuh tidak menerima aliran uang dari pengusaha Tan Kian.

Penegasan tersebut disampaikan kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah, usai mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 8 September 2026.

Menurut Febri, penyidik melayangkan sekitar 22 pertanyaan dalam pemeriksaan yang berkaitan dengan penanganan perkara Asabri dan Jiwasraya. Sejumlah pertanyaan di antaranya mengarah pada Tan Kian.


"Ada 22 pertanyaan ya, seingat saya. Kalau pertanyaan-pertanyaan terkait dengan nama-nama lain tidak ada. Tadi lebih ke terkait dengan Tan Kian, misalnya apakah mengenal Tan Kian atau apakah pernah ada penerimaan dari Tan Kian," kata Febri.

Dalam pemeriksaan tersebut, Febrie membantah pernah menerima uang dari Tan Kian yang diduga sebanyak Rp40 miliar.

"Pak FA (Febrie) tegas sekali mengatakan tidak ada penerimaan dari Tan Kian. Itu clear sekali disampaikan lebih lanjut. Kalau dari pernyataan Tan Kian ya uangnya diberikan kepada Ferry Hongkiriwang sejumlah sekitar Rp40 miliar," kata Febri.

Namun, terkait dugaan bahwa uang tersebut kemudian diberikan kepada pihak lain, Febri enggan berkomentar lebih jauh. Ia meminta agar informasi mengenai dugaan aliran uang tersebut dibedakan secara jelas antara fakta, dugaan, dan asumsi.

"Makanya kami memang betul-betul harus hati-hati, betul-betul harus jernih dalam menyimak seluruh perkembangan proses hukum ini," tandas Febri.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya