Berita

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan. (Foto: YouTube BNPB)

Nusantara

Update Korban Jiwa Gempa Bumi NTT: 135 Orang Meninggal Dunia

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 18:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengupdate jumlah korban meninggal dunia akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi 135 orang per Selasa, 8 September 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan menjelaskan bahwa angka tersebut terdiri dari 48 orang meninggal dunia akibat terdampak langsung oleh gempa dan sebanyak 87 jiwa lainnya jadi korban yang tidak terdampak langsung.

"Korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi tersebut 48 orang. Ini adalah warga yang terdampak langsung oleh gempa bumi. Namun, demikian ada 87 orang yang meninggal akibat dampak tidak langsung dari gempa bumi," kata Berton.


Lanjut Berton, selain korban jiwa berdasarkan informasi yang diperoleh saat ada 98.986 rumah terdampak gempa dan mengalami rusak, mulai dari kategori berat, sedang, maupun rusak ringan.

Dari jumlah laporan total rumah rusak akibat gempa NTT tersebut, petugas BNPB telah melakukan verifikasi data lapangan terhadap 51.591 rumah.

“Rusak berat 2.382, rusak sedang 7.276, rusak ringan 14.177. Sedangkan dari 51.591 tersebut, rumah yang tidak masuk kriteria sebesar 27.756. Tidak masuk kriteria artinya bahwa dilaporkan kepada kami bahwa rusak ringan, rusak berat, atau rusak sedang, namun dalam hal ini tidak masuk kriteria tersebut. Artinya rumah tersebut baik-baik saja," pungkas Berton.

Sementara untuk fasilitas pendidikan yang rusak terdapat 712, fasilitas kesehatan ada 157, perkantoran 663 unit.

Sejauh ini, BNPB juga telah menyalurkan 2.165 ton bantuan ke NTT. Berton menjelaskan bila bantuan tersebut disalurkan melalui Labuan Bajo 1.379 ton dan Maumere 652 ton.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya