Berita

Jembatan darat pertama Korea Utara dan Rusia (Foto: Kemlu Rusia)

Dunia

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 16:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rusia dan Korea Utara resmi membuka jembatan darat pertama yang menghubungkan kedua negara melintasi Sungai Tumen.

Infrastruktur sepanjang sekitar satu kilometer itu menjadi penanda terbaru semakin eratnya hubungan Moskow dan Pyongyang di tengah perang Ukraina.

Jembatan yang menghubungkan Khasan di wilayah Timur Jauh Rusia dengan Tumangang di Korea Utara itu akan melengkapi koneksi kereta api dan penerbangan yang sebelumnya sudah menghubungkan kedua negara.


Dalam upacara pembukaan yang diikuti melalui sambungan video, Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin mengatakan jembatan baru tersebut akan mendorong pengembangan perdagangan, pariwisata, serta kerja sama ekonomi dan budaya kedua negara.

“Saya yakin bahwa perluasan infrastruktur transportasi lintas batas akan memberikan dorongan yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut kerja sama perdagangan, ekonomi, ilmiah, teknologi, dan budaya," kata Mishustin, dikutip Selasa, 7 September 2026.

Jembatan tersebut diberi nama Yakov Novichenko, seorang perwira Tentara Merah Soviet yang oleh Korea Utara dianggap berjasa menyelamatkan nyawa pendiri negara itu, Kim Il-sung, pada 1946. 

Setelah seremoni pembukaan, sejumlah truk dari kedua negara terlihat melintasi jembatan yang dirancang mampu menampung hingga 300 kendaraan per hari.

Rusia dan Korea Utara sebelumnya hanya memiliki satu titik penyeberangan berupa jembatan kereta api yang dibangun pada 1959. 

Penguatan konektivitas berlangsung setelah hubungan Moskow dan Pyongyang berkembang pesat sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada 2022.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya