Berita

Representative Image (Foto: Bakom RI)

Politik

Aktivitas Vulkanik Menurun, Warga Sekitar Anak Krakatau Diimbau Tetap Waspada

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meski fase erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama 25 jam telah berakhir, masyarakat di sekitar gunung api tersebut diimbau tetap waspada.

Imbauan itu turut menyasar masyarakat Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, yang berada sekitar 20 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. 

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhamad Hidayat mengatakan, aktivitas masyarakat di Pulau Sebesi tetap berjalan normal setelah erupsi Anak Krakatau pada 4 September lalu.


“Pada 8 September 2026 pukul 09.00 WIB saya berada di Pulau Sebesi melakukan penyeberangan ke Pelabuhan Canti. Tepat di samping kami adalah lokasi Gunung Anak Krakatau,” ujar Hidayat di lokasi, Selasa, 8 September 2026.

Hidayat mengatakan, tim sebelumnya juga melakukan pemantauan pada Senin malam, 7 September 2026 dari Pulau Sebesi untuk melihat langsung perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau. 

“Saat ini bisa dilihat aktivitas penyeberangan masyarakat lokal tetap berjalan normal,” ujarnya.

Menurut Hidayat, warga masih melakukan perjalanan dari Pulau Sebesi menuju Pelabuhan Canti maupun sebaliknya. Meski aktivitas berlangsung normal, masyarakat tetap diminta menjaga kewaspadaan, termasuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. 

“Tetap menjaga kewaspadaan, itu tetap diimbau oleh pemerintah desa dan daerah,” kata Hidayat.

Selain kewaspadaan terhadap kondisi gunung, masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh informasi yang beredar tanpa verifikasi. 

Hidayat mengingatkan warga untuk menjadikan kanal resmi pemerintah sebagai rujukan informasi terkait perkembangan Gunung Anak Krakatau. 

“Hindari berita-berita hoaks atau disinformasi. Cek kembali informasi di kanal-kanal resmi pemerintah seperti Badan Geologi, BNPB, BMKG, dan pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

Hidayat berharap kondisi Gunung Anak Krakatau terus membaik dan tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman. 

“Kita harapkan, kita doakan, semoga Gunung Anak Krakatau kondusif dan kita selalu dalam lindungan Tuhan,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya