Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Prabowo Kaji Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 14:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengkaji wacana penggabungan Badan Geologi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagai bagian dari langkah pemerintah memperkuat sistem pemantauan dan mitigasi bencana di Indonesia.

Wacana tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas (ratas) penanganan bencana secara hibrid di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Di hadapan Kepala Badan Geologi Lana Saria, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, serta sejumlah menteri, Prabowo menilai diperlukan koordinasi yang lebih erat dalam memantau berbagai potensi bencana, termasuk mempertimbangkan integrasi Badan Geologi dan BMKG.


"Kepala Badan Geologi nanti saya kira kerja sama lebih erat dengan yang lain untuk monitor ini. Nanti kita pikirkan apakah Badan Geologi itu harus diintegrasikan bersama BMKG. Tapi ya nanti kita bahas itu," ujarnya, dikutip Selasa, 4 September 2026.

Menurut Prabowo, penguatan koordinasi antarlembaga menjadi penting mengingat Indonesia menghadapi beragam ancaman bencana, mulai dari gempa bumi di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut, kata Prabowo, tidak terlepas dari posisi Indonesia yang berada di kawasan lingkaran api atau Ring of Fire. Karena itu, pemerintah perlu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat investasi dalam mitigasi bencana.

"Kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini, setiap saat. Berarti mungkin ini pembelajaran juga bagi kita pemerintahan yang saya pimpin alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," tegasnya.

Selain menata koordinasi dan kelembagaan, Prabowo juga meminta pemerintah menyusun masterplan penanggulangan bencana secara menyeluruh dan masif. 

Penguatan peralatan turut menjadi perhatian, termasuk pesawat modifikasi cuaca, helikopter, hingga drone yang mampu mengangkut dan menjatuhkan air ke lokasi kebakaran.

"Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi itu jangan menunggu kejadian, jauh sebelumnya kita siapkan," tegas Prabowo.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya