Berita

Situasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu siang, 6 September 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Nusantara

Operasi Enam Bandara Kembali Dibuka Penutupan Tiga Wilayah Diperpanjang

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 11:03 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Kabar melegakan datang bagi sektor transportasi udara nasional setelah AirNav Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa enam bandar udara yang sebelumnya sempat lumpuh akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kini telah kembali beroperasi normal terhitung sejak Selasa 8 September 2026 pukul 00.00 WIB.

Kebijakan pembukaan kembali fasilitas pelayanan navigasi ini diambil setelah melalui serangkaian evaluasi keselamatan yang ketat serta peninjauan hasil uji kertas abu vulkanik secara berkala di lapangan.

Berdasarkan pembaruan dokumen pemberitahuan resmi aeronautika atau NOTAM, sejumlah bandar udara utama yang kini berstatus terbuka meliputi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Husein Sastranegara di Bandung.


Pemulihan aktivitas penerbangan ini juga mencakup Bandara Budiarto di Tangerang, Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan, serta Bandara Pagar Alam atau Atung Bungsu yang telah lebih dahulu dibuka sejak Senin kemarin.

Kendati demikian, pihak otoritas navigasi tetap mengimbau para pilot dan maskapai penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra.

Pasalnya, sisa partikel awan abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terpantau masih persisten bergerak di dalam wilayah informasi penerbangan atau FIR Jakarta.

Kewaspadaan tinggi ini sangat dibutuhkan guna mengantisipasi segala potensi risiko selama proses kedatangan maupun keberangkatan pesawat di udara.

Di sisi lain, kebijakan penutupan sementara atau status closed masih diperpanjang untuk tiga bandar udara lain yang berada di titik terdekat jalur sebaran abu.

Berdasarkan NOTAM terbaru, Bandara Radin Inten II di Lampung, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, serta Bandara Salakanagara Tanjung Lesung di Pandeglang masih ditutup hingga estimasi pukul 10.00 WIB.

AirNav Indonesia berkomitmen untuk terus memantau dinamika aktivitas vulkanik serta berkoordinasi intensif bersama regulator demi keselamatan bersama.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya