Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

SELASA, 08 SEPTEMBER 2026 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memasuki babak baru setelah pemegang saham merombak jajaran direksi perseroan. Dalam RUPSLB yang digelar Senin 7 September 2026, Wilgo Zainar ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Muhammad Akbar Djohan.

Perubahan juga terjadi pada posisi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Thomas Christian menggantikan Daniel Fitzgerald Liman untuk mengisi posisi tersebut.

Pergantian manajemen tersebut terjadi di tengah upaya perseroan memperkuat fundamental keuangan dan melanjutkan transformasi bisnis. Adapun berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, Krakatau Steel mulai menunjukkan perbaikan dari sisi pendapatan dan struktur pembiayaan.


KRAS membukukan pendapatan usaha sebesar 622,74 juta Dolar AS atau sekitar Rp11,15 triliun pada semester I-2026. Angka tersebut melonjak 35,1 persen dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 460,83 juta Dolar AS.

Pertumbuhan pendapatan tersebut sejalan dengan upaya perseroan memperbaiki kinerja operasional. Dukungan pendanaan modal kerja dari Danantara turut membantu menjaga kelancaran pasokan bahan baku, meningkatkan utilisasi produksi, serta memperbaiki efisiensi struktur pendanaan.

Dari sisi keuangan, Krakatau Steel juga mencatat keuntungan sebesar 27,19 juta Dolar AS dari penyelesaian kewajiban secara dipercepat dengan keringanan atau haircut atas utang hasil restrukturisasi.

Restrukturisasi tersebut turut menekan beban keuangan perseroan. Pada semester I-2026, beban keuangan KRAS turun 32,7 persen secara tahunan menjadi 47,35 juta Dolar AS, dari 70,35 juta Dolar AS pada semester I-2025.

Perbaikan tersebut menjadi perkembangan penting mengingat setahun sebelumnya kondisi keuangan KRAS masih menghadapi tekanan berat. Pada semester I-2025, perseroan membukukan kerugian 105 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,71 triliun, membengkak dibandingkan kerugian 60 juta Dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Saat itu, pendapatan hanya tumbuh 3,6 persen menjadi 460,83 juta Dolar AS. Kenaikan beban pokok pendapatan menjadi salah satu faktor yang menekan kinerja, sementara kerugian operasional meningkat menjadi 22 juta Dolar AS dari 4,8 juta Dolar AS pada semester I-2024.

Perseroan sebenarnya telah melakukan efisiensi dengan memangkas beban usaha 16 persen menjadi 47,6 juta Dolar AS. Namun, langkah tersebut belum cukup meredam tekanan biaya. Arus kas operasional KRAS pada semester I-2025 juga masih negatif 32,8 juta Dolar AS.

Dengan kondisi tersebut, jajaran manajemen baru kini menghadapi tantangan untuk menjaga momentum perbaikan yang mulai terlihat pada semester I-2026. Pertumbuhan pendapatan dan penurunan beban keuangan menjadi bagian dari perkembangan kinerja perseroan yang perlu dilanjutkan melalui penguatan operasional dan efisiensi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya