Berita

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kemensos Siagakan Logistik hingga Tagana Hadapi Erupsi Gunung Anak Krakatau

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 20:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesiapsiagaan turut dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos), menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, khususnya wilayah Banten dan DKI Jakarta serta daerah lain yang berpotensi terdampak.

Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menginstruksikan jajaran Kemensos untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur Tagana, terutama di wilayah itu.

“Saya minta seluruh jajaran siaga, segera koordinasi dengan pemerintah daerah dan Tagana. Pastikan kebutuhan masyarakat sudah kita antisipasi dan bantuan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan,” kata sosok yang kerap disapa Gus Ipul ini, dikutip dari keterangan tertulis Kemensos, Senin, 7 September 2026.


Sebagai langkah kesiapsiagaan, Kemensos melakukan pengisian kembali buffer stock di Gudang Dinas Sosial Provinsi Banten dari Gudang Induk Bekasi. 

Logistik yang dikirim antara lain 2.000 paket makanan siap saji, 800 paket makanan anak, 200 lembar kasur, lima unit tenda serbaguna, 300 lembar tenda gulung, serta berbagai kebutuhan sandang dan perlengkapan ibadah.

"Kemensos juga menyiagakan stok dari Gudang Induk Bekasi apabila dibutuhkan penanganan lebih lanjut," urainya.

Per 6 September 2026, diungkap Gus Ipul, gudang tersebut memiliki antara lain 4.800 paket makanan siap saji, 2.944 paket makanan anak, 1.300 kasur, 45 tenda serbaguna, tujuh tenda induk, 90 tenda keluarga, enam set dapur umum lapangan, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Untuk wilayah Lampung, dukungan logistik disiapkan melalui Gudang Dinas Sosial Provinsi Lampung dan Gudang Regional Palembang. Stok di Palembang antara lain mencapai 4.000 paket makanan siap saji, 3.600 paket makanan anak, 1.300 kasur, 12 tenda serbaguna, enam tenda induk, 70 tenda keluarga serta tujuh unit dapur umum lapangan.

Sementara itu, berdasarkan laporan Forum Tagana di Banten, DKI Jakarta, Lampung dan Jawa Barat, hingga Minggu belum terdapat titik pengungsian. Kebutuhan mendesak yang mulai diantisipasi terutama masker, kacamata pelindung dan obat tetes mata untuk menghadapi dampak abu vulkanik.

Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) juga telah menggelar koordinasi dengan Forum Koordinasi Tagana dari Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat pada hari ini Minggu, 6 September 2026. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan kebutuhan penanganan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Prinsipnya jangan menunggu ada pengungsian baru bergerak. Tagana, logistik, dan seluruh unsur pendukung harus sudah siap lebih dulu,” demikian Gus Ipul menegaskan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya