Berita

Ilustrasi (artificial Intelligence)

Bisnis

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 18:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat kinerja bisnis setelah saham perseroan mengalami penghentian sementara perdagangan atau suspensi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Suspensi tersebut dilakukan setelah harga saham BAIK mengalami penurunan secara kumulatif. Rencana pemulihan kinerja perseroan tertuang dalam materi Paparan Publik Insidentil yang disampaikan melalui surat keterbukaan informasi perusahaan tertanggal 4 September 2026.

Pantauan RMOL, Dalam keterbukaan infromasi perseroan menyampaikan materi Public Expose Insidentil yang dijadwalkan berlangsung secara elektronik pada Senin, 7 September 2026 pukul 10.30 WIB melalui Zoom, dengan agenda penjelasan kinerja perseroan Triwulan II Tahun Buku 2026.  


Dalam materi Public Expose tersebut, BAIK menjelaskan bahwa perseroan berdiri pada 2018 di Malang, Jawa Timur. Perusahaan kini berkembang menjadi pelaku utama di industri kuliner dan distribusi pangan dengan mengelola jaringan rumah makan serta mendistribusikan sembako dan makanan beku, dengan fokus pada pasar HORECA. 

Dari sisi keuangan, kinerja perseroan menunjukkan perkembangan yang beragam. Penjualan tercatat tumbuh 6,69 persen, sementara laba bersih terkoreksi 44,47 persen. Laba usaha juga turun 13,08 persen, sedangkan aset tidak lancar meningkat 9,91 persen. 

Menghadapi kondisi tersebut, BAIK menempatkan penguatan jaringan distribusi nasional sebagai salah satu rencana kerja utama. Perseroan akan melakukan ekspansi ke wilayah-wilayah potensial untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia rantai pasok yang terintegrasi. 

Strategi tersebut akan berjalan beriringan dengan pengembangan produk dan inovasi bisnis. Perseroan juga menyiapkan diversifikasi produk dan pengembangan usaha untuk memperluas peluang bisnis. 

Dari sisi penjualan, BAIK akan meningkatkan kapasitas tim sales dan canvassing. Langkah ini diarahkan untuk memperluas penetrasi ke segmen pasar baru, sekaligus menjaga hubungan dengan pelanggan eksisting dan meningkatkan kualitas. 

Penguatan rantai pasok juga menjadi perhatian. Perseroan berencana memperluas kerja sama dengan pemasok, produsen, dan mitra usaha, sekaligus memperkuat sistem pengadaan serta pengelolaan inventaris. 

Sementara dari sisi internal, manajemen akan mendorong efisiensi operasional melalui optimalisasi proses bisnis, penguatan sistem pengendalian internal, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). 

BAIK juga menyiapkan penguatan kinerja anak usaha dan brand perseroan. Upaya tersebut mencakup peningkatan performa outlet, pengembangan kemitraan, inovasi menu dan produk, serta penguatan aktivitas pemasaran. 

Di tengah rencana penguatan bisnis tersebut, perseroan menegaskan tidak terdapat informasi, fakta, maupun peristiwa penting lainnya yang bersifat material selain informasi yang telah disampaikan kepada publik. Pernyataan tersebut tercantum dalam materi Public Expose Insidentil BAIK. 

Dengan strategi yang mencakup distribusi, penjualan, pengembangan produk, efisiensi operasional, tata kelola, hingga penguatan anak usaha dan brand, BAIK berupaya memperbaiki kinerja sekaligus memperkuat fondasi bisnisnya setelah menghadapi tekanan pada perdagangan saham.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya