Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Menkop Dorong Tenun Toraja Naik Kelas ke Panggung Fashion Global

MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 07:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono, mendorong kain tenun Toraja agar naik kelas, dari sekadar warisan budaya lokal menjadi komoditas fashion modern yang berdaya saing di panggung global. 

Hal tersebut ditegaskan Menkop saat menghadiri penutupan ajang Pesona Tenun dan Budaya Toraja 2026 di Pasar Seni Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu malam, 29 Agustus 2026.

"Kain tenun Toraja, yang bukan sekadar hasil karya, tetapi bagian dari identitas, warisan, sekaligus potensi ekonomi yang patut terus kita kembangkan," ujar Menkop.


Menkop menyoroti pergeseran tren di mana kain tenun kini tidak lagi dipandang secara kaku atau sebatas busana adat tradisional semata. Menurutnya, tenun Nusantara telah mentransformasi diri menjadi karya fashion yang modern, segar, serta makin dekat dengan generasi muda.

Pada kesempatan tersebut, Menkop mendorong agar para pengrajin memanfaatkan koperasi sebagai wadah konsolidasi untuk meningkatkan skala usaha hingga memperluas akses pasar.

Ia menyoroti bagaimana para pengrajin tenun yang memiliki kemampuan serta produk yang mumpuni, namun terbentur hambatan kapasitas produksi, permodalan/pembiayaan, konsistensi mutu, hingga akses pemasaran.

Selain mendorong pengrajin tenun untuk membentuk koperasi, Ferry juga mendorong terbentuknya Koperasi Kopi Tana Toraja sebagai wadah konsolidasi para pelaku usaha kopi. 

“Melalui koperasi, potensi kopi Toraja diharapkan dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk,” ucap Menkop.

LPDB Koperasi siap mendampingi koperasi yang terbentuk, termasuk dalam penguatan usaha dan akses pembiayaan, sehingga komoditas unggulan Tana Toraja dapat semakin berdaya saing dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

"Koperasi hadir untuk menjembatani karya dengan pasar, agar kreativitas tidak berhenti menjadi karya, tetapi tumbuh menjadi usaha dan kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat," tandas Ferry.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya