Berita

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Dok. Pribadi)

Bisnis

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 02:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

RMOL.Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menyambut positif langkah Pemprov DKI Jakarta menawarkan 37 proyek investasi strategis dengan nilai indikatif sekitar Rp115 triliun kepada investor domestik dan global dalam Jakarta Investment Festival (JIF) 2026. 

Menurutnya, portofolio tersebut menjadi peluang penting untuk mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global sekaligus memperkuat manfaat pembangunan bagi warga.

Fahira menilai keragaman proyek yang ditawarkan menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya mencari investasi untuk memperbesar aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka ruang kemitraan untuk menjawab berbagai kebutuhan kota. 


Portofolio tersebut mencakup hunian dan perhotelan, komersial dan kawasan terpadu, Transit-Oriented Development (TOD), olahraga dan rekreasi, industri dan logistik, utilitas, transportasi, hingga pengembangan kawasan tepi air.

“Jakarta membutuhkan investasi berkualitas yang membawa modal sekaligus teknologi, keahlian, inovasi, membuka lapangan kerja, dan mempercepat peningkatan kualitas kota,” kata Fahira, dikutip Minggu 30 Agustus 2026.

Senator Jakarta ini mengungkapkan setidaknya terdapat lima alasan mengapa keterlibatan investor dalam proyek-proyek tersebut strategis bagi masa depan Jakarta.

Pertama, mempercepat transformasi fisik dan pelayanan Jakarta sebagai kota global. Kedua, memperluas sumber pembiayaan pembangunan Jakarta.

Ketiga, menciptakan pusat pertumbuhan baru dan efek berganda bagi ekonomi warga. Keempat, mempercepat pengembangan kota berbasis transportasi dan konektivitas.

"Kelima, memperkuat kepercayaan dan daya saing Jakarta sebagai destinasi investasi global," kata Fahira.

Fahira melihat investasi global saat ini semakin selektif. Jakarta harus menawarkan bukan hanya besarnya pasar, tetapi juga kepastian kebijakan, kemudahan berusaha, kualitas infrastruktur, talenta, keberlanjutan, tata kelola yang baik, serta proyek yang layak secara ekonomi dan memberi manfaat sosial.

“Kita membutuhkan investor yang bukan hanya melihat Jakarta sebagai pasar, tetapi sebagai mitra jangka panjang untuk membangun kota yang lebih maju, hijau, inklusif, dan berdaya saing,” pungkas Fahira.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya