Berita

Agenda sidang Muktamar NU 2026. (Foto: Istimewa)

Politik

Zulfa Mustofa Disorot Usai Dorong Kesepakatan AHWA ke Pleno III Muktamar NU

SABTU, 29 AGUSTUS 2026 | 20:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan Calon Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa yang membawa kesepakatan lima kandidat untuk mendorong mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) ke Sidang Pleno III dinilai tidak tepat dan tidak menempatkan diri sesuai konteks forum. 

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Bangka Belitung KH Masmuni Mahatma menilai langkah tersebut justru memicu kegaduhan di tengah persidangan.

Menurut Masmuni, Sidang Pleno III memiliki agenda yang telah ditetapkan, salah satunya laporan dan pengesahan hasil sidang komisi. 


“Karena itu, pernyataan mengenai kesepakatan antarkandidat semestinya ditempatkan pada ruang dan mekanisme persidangan yang sesuai,” ujar Masmumi kepada wartawan, Sabtu 29 Agustus 2026.

Selain itu, Masmuni menilai Zulfa dengan sikapnya tidak mencerminkan kriteria sebagai calon pemimpin NU.

“Sayang sikapnya tersebut tak mencerminkan kriteria pemimpin NU,” sergahnya.

Pernyataan Zulfa disampaikan di hadapan peserta Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Sabtu 29 Agustus 2026. 

Ia menyampaikan sikap bersama empat calon ketua umum lainnya yang disebut sepakat mendorong mekanisme pemilihan melalui AHWA.

Empat calon yang disebut dalam kesepakatan tersebut yakni KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, KH Abdul Ghaffar RoIn atau Gus Rozin, KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, serta KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam.

Zulfa menyebut kesepakatan itu merupakan hasil komunikasi di antara para calon ketua umum. Ia juga mengajak kandidat lainnya untuk mengikuti sikap tersebut.

Pernyataan itu kemudian membuat suasana Sidang Pleno III memanas. Sejumlah peserta menyampaikan interupsi hingga forum berlangsung riuh.

Masmuni menilai dinamika semacam itu seharusnya tidak menggeser substansi agenda persidangan. Menurutnya, setiap peserta maupun kandidat harus memahami posisi dan tahapan forum agar pembahasan tidak berkembang menjadi polemik baru.

Di tengah situasi tersebut, pimpinan sidang menegaskan mekanisme pengambilan keputusan tetap mengutamakan musyawarah mufakat.

Sekretaris Steering Committee sekaligus pimpinan Sidang Pleno III Prof Mohammad Nuh mengatakan, apabila musyawarah tidak menghasilkan kesepakatan, forum akan menempuh mekanisme voting.

Ia meminta para muktamirin tidak khawatir apabila musyawarah tidak menemukan titik temu. Mekanisme pemungutan suara telah disiapkan sebagai jalan keluar apabila forum gagal mencapai mufakat.

Dengan dinamika tersebut, perdebatan mengenai mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU kembali menjadi sorotan. 

Di satu sisi muncul dorongan AHWA dari sejumlah kandidat, sementara di sisi lain forum tetap harus berjalan sesuai agenda dan mekanisme persidangan Muktamar ke-35 NU.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya