Berita

Ilustrasi (Artiificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

SABTU, 29 AGUSTUS 2026 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026, waktu setempat. Investor mencermati pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang menegaskan pentingnya menekan inflasi.

Pernyataan tersebut membuat pasar kembali memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada September.

Indeks S&P 500 turun 0,25 persen menjadi 7.711,76. Nasdaq Composite melemah 0,52 persen ke level 26.402,42, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,02 persen menjadi 53.559,99.


Meski berakhir melemah, ketiga indeks utama Wall Street masih mencatat kenaikan sepanjang pekan. S&P 500 menguat 0,49 persen, Nasdaq bertambah 0,85 persen, dan Dow Jones naik 0,53 persen.

Tekanan pasar menguat setelah Warsh mengatakan inflasi belum menunjukkan penurunan yang cukup jelas dan cepat menuju target Fed sebesar 2 persen.

"Tanpa keyakinan bahwa inflasi menuju dengan jelas dan cukup cepat ke target 2 persen yang ditetapkan Fed, bank sentral akan memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Warsh dalam pidatonya di Jackson Hole.

Pernyataan tersebut mendorong investor meningkatkan taruhan terhadap kenaikan suku bunga pada September. Pasar kembali terbelah antara peluang kenaikan suku bunga dan keputusan untuk mempertahankan tingkat suku bunga, setelah data inflasi terbaru memberikan sinyal yang beragam.

Dari sisi saham, Nvidia menjadi salah satu pemberat utama Wall Street dengan penurunan 4,6 persen. Marvell Technology bahkan anjlok 10,3 persen di tengah kekhawatiran mengenai waktu pengakuan pendapatan dari kesepakatan chip kecerdasan buatan (AI) dengan Google, meski perusahaan menaikkan proyeksi pendapatan 2027.

Namun, sejumlah saham teknologi berkapitalisasi besar justru menguat. Alphabet naik 1,7 persen dan Apple bertambah 1,6 persen. Penguatan saham-saham tersebut membantu sektor jasa komunikasi menjadi kontributor terbesar terhadap S&P 500.

Salesforce juga menguat 1,6 persen dan turut menopang pergerakan Dow Jones.

Pergerakan tajam juga terjadi pada sejumlah saham individual. PayPal anjlok 12,7 persen setelah muncul laporan bahwa konsorsium Advent dan Stripe menghentikan upaya mengambil alih perusahaan pembayaran tersebut.

Sebaliknya, saham Gap melonjak hampir 13 persen setelah perusahaan menunjuk Michael Francis sebagai CEO baru Old Navy sekaligus menaikkan proyeksi laba tahunannya.

Secara keseluruhan, tekanan jual masih lebih dominan. Di New York Stock Exchange (NYSE), saham yang turun berbanding saham yang naik berada pada rasio 1,77 berbanding 1.

Di Nasdaq, sebanyak 3.272 saham melemah, sementara hanya 1.494 saham menguat. Total volume perdagangan di bursa AS mencapai 15,68 miliar saham, sedikit di bawah rata-rata 15,8 miliar saham dalam 20 sesi terakhir.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya