Berita

Kolase Suroto dan Bhima Yudhistira. (Foto: Dokumentasi RMOL/Instagram @bhimayudhistira)

Bisnis

Pakar Koperasi Bantah Pernyataan Bhima Yudhistira soal KDKMP Proyek Fasisme

SABTU, 29 AGUSTUS 2026 | 02:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pakar koperasi sekaligus Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) Suroto mengecam pernyataan ekonom dari Celios, Bhima Yudhistira soal Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai proyek fasisme.
                    
“Saudara Bhima Yudhistira dari kabinet bayangan katakan bahwa KDKMP itu sebagai proyek fasisme. Fasis itu tidak mungkin membangun lembaga demokrasi ekonomi seperti koperasi. Zaman fasisme Mussolini di Italia misalnya, koperasi diberedel, aktivisnya dibungkam dan  bahkan dimutilasi. Sebabnya karena koperasi memiliki tradisi demokratis,” kata Suroto kepada RMOL di Jakarta, Jumat malam, 28 Agustus 2026.

Lanjut dia, fasisme itu berlandaskan hierarki, kongkalikong dengan oligarki, dan pemujaan terhadap pemimpin. Sesuatu yang bertentangan dengan cara kerja koperasi.  


“Jadi ya aneh kalau program Koperasi Desa yang dibangun masif di seluruh desa itu dikatakan sebagai fasisme. Basis pemahaman teoritis filosofisnya tidak dipahami dengan baik,” jelasnya. 

Masih kata Suroto, KDKMP ini dibangun dari atas sebagai bentuk affirmative action pemerintah agar struktur ekonomi Indonesia tidak dikuasai oleh para kapitalis. 

“Supaya kesenjangan sosial ekonomi masyarakat tidak tinggi seperti sekarang ini. Soal pendekatan pembangunan awalnya disetting dengan libatkan BUMN adalah bukan untuk kooptasi, tapi sebagai bentuk inkubasi untuk menuju kepada otonomi sejati,” beber dia. 

“Pemerintah hari ini sedang berusaha membantu membangun ekosistem besar ini. Musuhnya memang banyak, selain kedunguan, juga musuh dari dalam sendiri, yaitu para kapitalis birokrat dan kapitalis konglomerat yang selama ini sudah terlalu lama nyaman menikmati keuntungan dari penderitaan rakyat,” pungkasnya.

Sebelumnya Bhima Yudhistira menyebut konsep ekonomi pemerintahan Prabowo bercorak fasisme. Ia lantas menyinggung prinsip koperasi desa yang dibangun pemerintah dengan menggunakan pendekatan militerisme.

“Koperasi muncul sebagai lawan tanding bibit-bibit fasisme di Eropa. Di Italia, Spanyol, di Jerman, di Denmark dan di Norwegia juga. Artinya apa, kalau kita menggunakan militerisme untuk mempercepat koperasi di mana-mana, jelas bertentangan dengan prinsip koperasi itu sendiri,” kata Bhima dikutip redaksi dari Instagram @bhimayudhistira.  


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya