Berita

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Zawiyah Ar Raudhah, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Pertahanan

Jamaah Zawiyah Ar Raudhah Doakan Ma'ruf Amin jadi Rais Aam PBNU

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 16:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Zawiyah Ar Raudhah, Jakarta, mendoakan mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin agar terpilih mengemban amanah sebagai Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 di Jombang, 27-31 Agustus 2026.

Hal ini disampaikan Khadim Zawiyah Ar Raudhah, KH Muhammad Danial Nafis disela-sela peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri Syekh Muhammad Fadhil Al Jailani Al Hasani, KH Ma’ruf Amin, KH Marwazie Al Batawi, dan ribuan jemaah di Zawiyah Ar Raudhah, Jakarta.

“Beliau (KH Ma’ruf Amin) alim ulama, yang kita tidak usah memuji karena memang beliau sudah terpuji. Maka kami yang muda, mendoakan Insya Allah amanah Nahdliyah tetap akan bersama beliau,” ucap KH Muhammad Danial Nafis dalam keterangan tertulis, Rabu 26 Agustus 2026.


Pada kesempatan itu, Kiai Danial Nafis menyoroti isu "amplop" yang viral dan berkembang menjelang Muktamar NU. 

Ia mengaku prihatin, sampai-sampai para kiai dan ulama sepuh NU turut bicara dan mengimbau para muktamirin (peserta muktamar) untuk tidak memilih berdasarkan bayaran.

“Kita prihatin, sampai masyayikh, syaikhul syuyukh pada bicara, KH Ma’ruf Amin dan sepuh-sepuh kyai NU lainnya juga campaign jangan sampai ada riswah. NU, tempat kumpulnya ulama kok main amplop untuk jabatan ketua umum sampai jabatan AHWA, itu berbayar. Naudzubillahiladzim,” tuturnya.

Karena faktor amplop itu, ia menduga, dari nama calon ketua umum yang beredar tidak ada sosok KH Ma’ruf Amin. Padahal, Rais Aam Syuriah PBNU ke-10 tersebut merupakan syaikhul syuyukh, gurunya para guru.

“Guru kita, KH Ma’ruf Amin itu tidak beredar namanya, tidak masuk dalam deretan, apa karena tidak bagi-bagi atau apa itu,” katanya.

Karena itu, ia pun mengajak para jemaah untuk membacakan shalawat Nabi Muhammad SAW sebanyak tujuh kali dan alfatihah dikhususkan untuk KH Ma’ruf Amin dan NU.

“Tujuh itu pitu dalam bahasa jawa, pitulungan, semoga KH Ma’ruf Amin dan NU dapat pertolongan dari Allah SWT dan para masyayikh kita juga dijaga,”  pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya