Berita

Ratusan personel Lemdiklat Polri diterjunkan untuk mengedukasi masyarakat di wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Dok. Polri)

Presisi

Polri Terjunkan 403 Personel Lemdiklat Cegah Karhutla

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 18:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polri memperkuat strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mengedepankan pendekatan edukasi serta peningkatan kesadaran masyarakat di wilayah rawan.

Langkah terpadu ini menindaklanjuti arahan langsung Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk menekan potensi karhutla sejak dini.

Sebagai langkah konkret, sebanyak 403 personel dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri disiapkan menjadi tim penyuluh diterjunkan secara bertahap ke delapan wilayah hukum Polda prioritas, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi.


Kalemdiklat Polri, Komjen R.Z. Panca Putra Simanjuntak menegaskan, upaya pencegahan karhutla tidak boleh hanya berfokus pada penanganan saat api sudah membesar, melainkan harus dimulai dari pemahaman masyarakat di tingkat akar rumput.

"Bapak Presiden dan Bapak Kapolri meminta kegiatan Satgas Penyuluhan melalui kegiatan edukasinya untuk lebih masif memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengimbau masyarakat bersama-sama menjaga supaya tidak terjadi lagi kebakaran hutan," kata Komjen Panca Putra di Jakarta, Selasa, 25 Agustus 2026.

Ratusan personel tersebut dibekali materi untuk menyampaikan dampak luas karhutla, mulai dari ancaman kesehatan, kerugian ekonomi warga lokal, hingga potensi gangguan hubungan antarnegara akibat asap lintas batas.

Adapun 403 personel tersebut terdiri atas 8 personel pendamping dan 395 peserta didik dari jenjang S2-STIK, Setukpa, hingga Sespimma. Khusus bagi peserta didik S2-STIK, penugasan ini sekaligus menjadi sarana riset dan pengamatan lapangan terkait dinamika karhutla.

Pada kesempatan yang sama, Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Mardiyono menyebut faktor kelalaian manusia masih menjadi salah satu penyebab utama karhutla. Oleh karena itu, edukasi dinilai menjadi instrumen krusial.

"Kalau namanya kesalahan manusia berarti mereka kurang sosialisasi. Sehingga pada waktu nanti para perwira siswa ini diterjunkan ke wilayah, mereka akan melakukan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat supaya mereka lebih jelas," tutur Mardiyono.

Meski mengedepankan tindakan preventif, Polri menegaskan penegakan hukum tetap berjalan tegas bagi pihak-pihak yang sengaja melakukan pembakaran lahan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya