Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

Purbaya Bakal Suntik Lagi Dana BNPB untuk Atasi Gempa NTT

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 20:27 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mencukupi.

Purbaya mengatakan, pemerintah selalu memprioritaskan ketersediaan anggaran untuk penanganan bencana, termasuk gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di NTT.

"(Anggarannya) cukup. BNPB masih punya beberapa ratus miliar, baru ngajuin ke kami dua hari yang lalu, kemarin malam, dua hari yang lalu, ya. Kami acc dengan cepat," ujar Purbaya dalam keterangan video yang diterima, Rabu 19 Agustus 2026.


Ia menjelaskan, pemerintah setiap tahun menyiapkan anggaran sekitar Rp5 triliun untuk penanganan bencana melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Sebagian anggaran tersebut telah digunakan untuk penanganan berbagai bencana. Namun, masih terdapat dana ratusan miliar yang dapat dimanfaatkan untuk merespons kebutuhan akibat gempa di NTT.

"Pak, setiap tahun itu kan disediakan Rp5 triliun untuk bencana. Sekarang kan di sini sebagian sudah kebagian, sebagian dipakai. Masih ada beberapa ratus miliar yang tersisa. Yang jelas, kita akan isi lagi sesuai dengan kebutuhan," jelasnya.

Purbaya memastikan pemerintah akan terus memantau ketersediaan anggaran untuk penanganan bencana. Ia juga meminta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan memonitor kondisi keuangan daerah yang terdampak gempa.

"Saya minta Dirjen Perimbangan Keuangan untuk monitor terus kondisi keuangan di sini, di kabupaten di sini dan yang terkena bencana ini dan memastikan mereka cukup dana untuk membantu masyarakat di sini," tegas Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya mengatakan pemerintah telah menyiapkan mekanisme pembiayaan penanganan bencana melalui anggaran yang tersedia di BNPB.

Dana tersebut menjadi sumber pembiayaan awal untuk merespons kebutuhan penanganan bencana. Pemerintah juga siap menambah anggaran apabila dana yang tersedia tidak mencukupi.

"Untuk pertama kan biasanya kita pakai dana dari BNPB yang sudah kita siapkan. Masih ada tuh Rp5 triliun kalau nggak salah. Mungkin sebagian terpakai tapi masih cukup. Biasanya kalau kurang kita isi langsung itu dana BNPB," kata Purbaya dalam keterangannya, Senin 17 Agustus 2026.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya