Berita

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Bahlil Pastikan BBM dan Listrik NTT Berangsur Pulih Pascagempa

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 00:35 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kondisi pasokan BBM dan listrik di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo berangsur pulih. 

Pemerintah memastikan penanganan terus dilakukan, meski pemulihan belum mencapai 100 persen.

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan cadangan BBM nasional saat ini masih berada di atas batas nasional. Namun, distribusi ke sejumlah daerah terdampak bencana sempat terkendala infrastruktur.


"Mengenai dengan BBM kita, cadangan kita sekarang, Alhamdulillah masih tetap di atas batas minimum nasional. Artinya kita masih aman," kata Bahlil di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026. 

Menurutnya, kondisi di sejumlah daerah bencana, termasuk NTT, perlahan mulai membaik. Kendala utama sebelumnya berkaitan dengan infrastruktur yang terdampak bencana.

"Memang ada beberapa daerah yang awalnya itu susah untuk ditutupi karena persoalan infrastruktur. Tapi perlahan-lahan semuanya ada perbaikan," ujarnya.

Selain BBM, Bahlil menyebut pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak juga mulai dipulihkan. Sebelumnya, banyak daerah mengalami pemadaman akibat gangguan yang ditimbulkan bencana.

"Awalnya banyak daerah yang mati lampu. Sekarang perlahan-lahan sudah bisa kita selesaikan," jelas Bahlil.

Ia menjelaskan, meski sejumlah jaringan listrik sudah kembali menyala, pasokan menuju lokasi-lokasi yang membutuhkan masih memerlukan waktu untuk dipulihkan sepenuhnya.

"Tapi untuk supply ke lokasinya itu yang membutuhkan beberapa waktu lagi saja. Tapi kita akan bekerja keras terus," ujarnya.

Bahlil menambahkan, pemerintah terus berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak bencana.

"Kita akan bekerja keras terus. Di Pertamina sama PLN, kemarin masih berada di lokasi bencana dan kita selalu selesaikan," pungkasnya.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur telah menormalkan 429 gardu distribusi yang terdampak gempa bumi 7,7 magnitudo di Laut Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. 

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono mengatakan hingga pukul 11.30 WITA, sebanyak 429 dari total 3.478 gardu distribusi yang terdampak telah kembali menyala.

Sebelumnya, BMKG mencatat gempa awal di wilayah Nagekeo dengan kekuatan 7,0 magnitudo yang kemudian diperbarui menjadi 7,7 magnitudo. Episentrum gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer dan sempat dikeluarkan Peringatan Dini Tsunami.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya