Berita

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham (Foto: X)

Dunia

Abaikan Ancaman Rusia, Inggris Janji Dukung Ukraina 100 Persen

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 22:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Inggris menegaskan tidak akan mundur dari komitmennya mendukung Ukraina meski mendapat ancaman dari Rusia. 

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengatakan Inggris akan tetap berdiri bersama Ukraina dalam menghadapi perang yang dilancarkan Rusia. 

Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 18 Agustus 2026, setelah Moskow menuding London semakin memperdalam keterlibatannya dalam konflik.


"Ini adalah tindakan Inggris yang sesuai dengan apa yang telah lama mereka janjikan, yaitu mendukung Ukraina 100npersen dalam perang ilegal ini," kata Burnham.

Dia juga menegaskan Inggris tidak akan meninggalkan Ukraina ketika negara tersebut berada dalam situasi sulit. 

"Kami bukan teman yang hanya ada saat senang. Kami akan berada di sana saat Ukraina membutuhkan bantuan, dan itu tidak akan berubah," tegasnya.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Rusia di London memperingatkan bahwa langkah Inggris dalam mendukung Ukraina akan membawa konsekuensi. 

"Tindakan London pasti akan membawa konsekuensi yang harus ditanggungnya,” demikian pernyataan kedutaan melalui kanal Telegram.

Moskow juga memperingatkan bahwa semakin dalam keterlibatan Inggris dalam perang, semakin besar pula konsekuensi yang harus ditanggung London. 

"Semakin dalam keterlibatannya dalam konflik dan semakin besar dukungannya terhadap mesin teroris Kiev, semakin tinggi harga yang harus dibayarnya," tegas Rusia.

Inggris sendiri pada Juni lalu menyatakan akan memasok 150.000 drone kepada Ukraina hingga akhir 2026 sebagai bagian dari paket pendanaan senilai 752 juta poundsterling atau sekitar 996 juta dolar AS. 

Kementerian Pertahanan Inggris tidak mengonfirmasi laporan bahwa drone buatan Inggris telah digunakan dalam serangan jarak jauh terhadap Rusia.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya