Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street kembali berada di bawah tekanan. Kenaikan imbal hasil obligasi AS dan memanasnya situasi di Timur Tengah membuat investor mengurangi kepemilikan saham teknologi, yang selama ini menjadi penggerak utama pasar.

Pada penutupan perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026, waktu setempat, indeks S&P 500 turun 0,69 persen atau 53,30 poin menjadi 7.691,76. Nasdaq Composite melemah 1,33 persen atau 355,20 poin ke 26.289,71, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,22 persen atau 116,38 poin menjadi 53.343,40.

Penurunan paling tajam terjadi pada saham teknologi, terutama perusahaan semikonduktor. Indeks Semikonduktor Philadelphia (SOX) anjlok 5 persen. Saham Nvidia turun 2,3 persen, sementara Micron Technology merosot 7 persen setelah sebelumnya melonjak hampir 18 persen dalam lima sesi perdagangan.


Saham perusahaan penyimpanan data juga mengalami tekanan. Sandisk turun 9 persen dan Western Digital melemah 7,4 persen. Roundhill Memory ETF bahkan anjlok 8,8 persen setelah mencatat kenaikan selama lima sesi berturut-turut.

Sektor teknologi informasi menjadi sektor dengan penurunan terbesar di S&P 500, yakni 1,9 persen. Kenaikan imbal hasil obligasi membuat saham-saham teknologi yang memiliki ekspektasi pertumbuhan tinggi menjadi kurang menarik bagi investor karena biaya pendanaan meningkat.

Sebaliknya, investor mulai beralih ke sektor yang dianggap lebih defensif. Sektor kesehatan naik 1,6 persen, sedangkan barang kebutuhan pokok konsumen menguat 1,1 persen. Sektor energi menjadi penguat terbesar S&P 500 dengan kenaikan 1,8 persen, didorong kenaikan harga minyak.

Harga minyak naik setelah Iran mengancam mengubah sikap militernya menjadi lebih ofensif, sementara AS menolak memperpanjang kesepakatan gencatan senjata. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak sekaligus memperbesar tekanan inflasi.

Kenaikan harga minyak turut mendorong imbal hasil obligasi Treasury AS. Imbal hasil obligasi 30 tahun mencapai level tertinggi sejak 2007, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025.

Saham Home Depot turun tipis 0,1 persen meski perusahaan mencatat penjualan kuartal kedua di atas perkiraan. Investor selanjutnya menunggu laporan keuangan sejumlah peritel besar, termasuk Walmart, serta risalah rapat Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan terbit Rabu, waktu AS.

Investor juga menantikan laporan keuangan Nvidia yang dipandang sebagai ujian penting bagi momentum saham berbasis kecerdasan buatan (AI) di Wall Street.

Di Bursa New York (NYSE), jumlah saham yang turun lebih banyak dibandingkan saham yang naik dengan rasio 1,94 banding 1. Sementara di Nasdaq, sebanyak 2.977 saham turun dan 1.778 saham naik.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 14,86 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata 20 sesi terakhir yang mencapai 16,88 miliar saham.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya