Berita

Kepala Bidang Sosial dan Politik BEM UI, Muhammad Hafizh Hernanda di dekat Menara UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Agustus 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 20:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melayangkan kritik tajam terhadap kondisi bangsa dan negara di usia 81 tahun Kemerdekaan RI. Mereka menilai kemerdekaan yang dirasakan rakyat saat ini masih bersifat semu.

Pandangan tersebut disuarakan Kepala Bidang Sosial dan Politik BEM UI, Muhammad Hafizh Hernanda di tengah aksi unjuk rasa di dekat Menara UOB, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Agustus 2026.

"Isu utama yang diangkat adalah kami rasa saat ini kemerdekaan yang dibawa oleh pemerintah itu kemerdekaan yang semu," ujar Hafizh.


Menurut Hafizh, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga kini belum mampu menghadirkan makna kemerdekaan yang hakiki bagi rakyat.

Guna menyikapi kondisi tersebut, BEM UI membawa delapan poin tuntutan utama yang ditujukan langsung kepada pemerintah. Mereka meminta sejumlah kebijakan dan praktik kotor pemerintah dihentikan, mulai dari penjajahan negara atas nama rakyat, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa juga menuntut agar harga BBM serta bahan pokok diturunkan, menetapkan status bencana nasional untuk wilayah NTT dan Flores, menghentikan intervensi aparat TNI-Polri di ruang sipil, menghentikan pemusatan kekuasaan, batasi TKD, dan kembangkan otonomi daerah seluas-luasnya, serta mewujudkan reforma agraria sejati.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya