Berita

Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat MES Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 20:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyiapkan strategi besar untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia dalam lima tahun ke depan. 

Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Pengurus Pusat MES Ferry Juliantono menyiapkan empat tahap pengembangan yang diarahkan untuk mendorong ekonomi syariah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peta jalan pencapaiannya telah disusun bertahap, mulai dari fondasi hingga penguatan ekonomi syariah dalam peran global,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Dewan Pakar Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.


Ferry juga menjabarkan rencana Empat Tahap Pengembangan dalam mewujudkan visi tersebut, pengembangan MES akan dilakukan secara bertahap dalam empat fase. 

Tahun 2026 fase Fondasi dan Konsolidasi, memantapkan struktur, kelembagaan, dan landasan program. Tahun 2027 fase Akselerasi dan Ekspansi, memperluas jangkauan, mempercepat pelaksanaan program, serta meningkatkan dampak nyata.

Tahun 2028-2029 fase Penguatan dan Skalabilitas, memantapkan pencapaian serta memperluas cakupan dan kemitraan hingga ke tingkat global. Tahun 2030 fase Konsolidasi dan Penyempurnaan, menyempurnakan seluruh pencapaian sekaligus memantapkan posisi Indonesia di peta ekonomi syariah dunia.

Ferry juga menyampaikan, digelarnya rapat Dewan Pakar ini akan menjadi agenda rutin, guna memastikan setiap langkah kebijakan dan program yang disusun oleh Pengurus Pusat MES berjalan tepat sasaran.

Ia berharap para anggota Dewan Pakar dapat memberikan pandangan, pemikiran, dan masukan yang konstruktif terhadap arah kebijakan maupun program-program penguatan ekonomi syariah yang telah disusun. 

“Kami ingin memastikan langkah MES ke depan tidak hanya relevan dengan kebutuhan organisasi, melainkan juga selaras dengan kebijakan Pemerintah saat ini,” ujar Ferry.

Dengan dukungan masukan dari para pakar, MES berharap peta jalan yang telah disusun dapat berjalan efektif dan membawa Indonesia semakin dekat menjadi pusat ekonomi syariah dunia yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan bangsa dan masyarakat.

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pakar Pengurus Pusat MES K.H Adi Hidayat menyoroti, program-program MES selama ini lebih banyak berfokus pada aspek teknis dan implementasi kegiatan, namun belum secara spesifik membahas bagaimana membangun kesadaran dan kesiapan masyarakat sebagai subjek pelaksana ekonomi syariah.

“Visi MES sangat luar biasa. Namun sistem dan program yang baik belum lengkap jika belum jelas siapa yang akan melaksanakannya. Perlu ada upaya membangun kesadaran masyarakat terlebih dahulu bahwa memprioritaskan ekonomi syariah adalah bagian dari nilai akidah dan ibadah,” katanya.

Sementara, Ketua Dewan Komisioner OJK/ Wakil Ketua Dewan Pakar PP MES Friderica Widyasari Dewi berharap, kehadiran MES bersama Dewan Pakar ini diharapkan menjadi ruang pemikiran bersama untuk menjawab tantangan tersebut. 

“Sehingga potensi besar yang dimiliki Indonesia dapat benar-benar melahirkan ekosistem ekonomi syariah yang kuat, inklusif, dan berdaya saing global,” katanya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya