Berita

Anggota Komisi XII DPR RI, Jalal Abdul Nasir. (Foto: PKS)

Politik

Negara Harus Pimpin Eksplorasi untuk Dongkrak Lifting Migas

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 17:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penguatan peran negara dalam kegiatan eksplorasi minyak dan gas bumi dinilai penting untuk meningkatkan produksi migas nasional di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat. 

Anggota Komisi XII DPR RI, Jalal Abdul Nasir, menilai arah pembahasan RUU Migas perlu memastikan negara memiliki peran yang lebih kuat dalam mendorong peningkatan produksi atau lifting migas.

“Kita ingin agar negara benar-benar hadir untuk memimpin dalam eksplorasi migas. Kita ingin bahwa pemerintah dan negara hadir untuk memimpin eksplorasi itu,” katanya di Komplek DPR RI, Selasa, 18 Agustus 2026.


Jalal juga mendorong adanya skema pendanaan yang mampu menopang kegiatan eksplorasi migas secara berkelanjutan, mengingat kegiatan tersebut membutuhkan investasi besar dan memiliki risiko tinggi. 

Dalam konteks tersebut, ia menyebut adanya usulan Dana Abadi Migas dalam RUU Migas yang diajukan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan eksplorasi. Menurutnya, skema tersebut dapat menjadi salah satu instrumen untuk memastikan kegiatan eksplorasi memiliki dukungan pendanaan yang berkelanjutan.

Ia menilai penguatan pembiayaan eksplorasi perlu menjadi bagian dari pembahasan RUU Migas agar Indonesia dapat meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat ketahanan energi nasional.

“Sekarang lifting kita lebih rendah dari konsumsi. Jadi benar-benar eksplorasi ini harus bisa didorong dan disiapkan agar bisa berjalan,” ujarnya.

Jalal menegaskan, peningkatan eksplorasi tidak bisa ditunda mengingat produksi migas nasional saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. 

Karena itu, RUU Migas diharapkan mampu menghadirkan skema pendanaan dan kebijakan yang mendorong eksplorasi secara berkelanjutan sehingga lifting meningkat dan ketahanan energi nasional semakin kuat.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya