Berita

Ilustrasi

Politik

Data Harus Valid Agar Subsidi BBM Tepat Sasaran

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 16:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi XII DPR RI, Jalal Abdul Nasir, menilai kebijakan pemerintah untuk memastikan penyaluran subsidi BBM lebih tepat sasaran merupakan langkah positif. 

Menanggapi rencana pengaturan pembelian BBM subsidi bagi kelompok desil 9 dan 10, ia menegaskan bahwa akurasi dan kualitas data harus menjadi perhatian utama agar kebijakan tidak salah sasaran.

“Kita memastikan agar BPS betul-betul datanya bagus, betul-betul valid,” ujar Jalal di Komplek DPR RI, Selasa, 18 Agustus 2026.


Ia berharap, perbaikan dan pemutakhiran data dapat terus dilakukan sehingga seluruh program perlindungan sosial ke depan semakin akurat dan benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan.

"Orang-orang yang memang tidak mampu desilnya harus tepat juga, tapi orang-orang yang berkecukupan desilnya juga harus sesuai," tegasnya.

Jalal menekankan, ketepatan data menjadi kunci agar kebijakan subsidi BBM tidak hanya efektif mengurangi kebocoran, tetapi juga tetap melindungi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. 

Karena itu, pemutakhiran data secara berkala perlu dilakukan sebelum kebijakan pembatasan diterapkan.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya