Berita

Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Kawasan Industri Kaltara Rekrut Belasan Ribu Pekerja

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 15:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi momentum tersendiri bagi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Kaltara mencatat pertumbuhan positif dari sektor industri yang mulai beroperasi.

Hal ini disampaikan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang usai memimpin upacara HUT Kemerdekaan RI di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, Senin 17 Agustus 2026.

Zainal mengatakan, industry di Kaltara telah menyerap 11 ribu tenaga kerja lokal.


“Ini merupakan suatu kebanggaan kita di Kaltara," kata Zainal, dikutip Selasa 18 Agustus 18 Agustus 2026.

Menurut Zainal, kawasan industri yang berlokasi di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, tidak hanya menjadi pusat pabrik dan smelter. Sebab, kehadirannya juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi rakyat.

“Kita juga bersyukur bahwa kegiatan smelter di kawasan ekonomi khusus di KIPI (Kalimantan Industrial Park Indonesia) di wilayah Kabupaten Bulungan ini sudah melakukan kegiatan ekspor,” kata Zainal.

KIPI diketahui dikembangkan oleh kelompok usaha PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk, milik pengusaha nasional Garibaldi (Boy) Thohir.

Selain itu, keberadaan industri besar turut memicu lahirnya puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di sekitar kawasan tersebut.

Pemprov Kaltara menargetkan luas kawasan industri mencapai 30.000 hektare ke depan. Untuk itu, Pemprov akan terus aktif menjemput investor baru agar masuk dan membangun pabrik di wilayah tersebut.

“Insya Allah kita akan mengundang lagi beberapa tenant untuk masuk melaksanakan pembangunan atau pun membuat program-program di kawasan industri tersebut, terutama pabrik-pabrik,” kata Zainal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kaltara, Hasriyani, melaporkan realisasi investasi daerah hingga semester I 2026 mencapai Rp14 triliun. Angka itu berasal dari target nasional sebesar Rp30,55 triliun untuk tahun ini.

“Kita sudah mencapai Rp14 triliun dari target pusat di Rp30,55 triliun. Kalau target tahun sebelumnya dari pusat memang lebih tinggi dari tahun ini, yaitu Rp37 triliun,” kata Hasriyani.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya