Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Harus Perkuat Kelas Menengah

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 11:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 memiliki arti strategis dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri (Ekuin) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Handi Risza usai mencermati penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen perlu diikuti dengan kebijakan yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, menurunkan kemiskinan, dan memperkuat kelas menengah.


“PKS mengapresiasi langkah Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen. Namun, target tersebut harus dijaga bukan hanya dari kemampuan APBN membelanjakan anggaran, tetapi dari kemampuan ekonomi menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, menurunkan kemiskinan, dan memperkuat kelas menengah,” kata Handi, Selasa, 18 Agustus 2026.

Dalam RAPBN 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, meningkat dari 5,4 persen dalam APBN 2026. Pemerintah juga menetapkan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun, pendapatan negara Rp3.426 triliun, serta defisit anggaran Rp671,2 triliun atau 2,40 persen terhadap PDB.

Sementara itu, asumsi makroekonomi yang digunakan meliputi inflasi 2,5 persen, tingkat suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9 persen, dan nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS.

Handi menilai target tersebut positif, tetapi cukup menantang. Menurut ekonom Universitas Paramadina itu, pertumbuhan 6 persen tidak boleh hanya ditopang oleh konsumsi pemerintah dan belanja negara.

“Pemerintah perlu memastikan akselerasi konsumsi rumah tangga, investasi swasta, ekspor, industrialisasi, hilirisasi, UMKM, ekonomi daerah, dan penciptaan lapangan kerja produktif,” ujarnya.

Ia menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus tercermin pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar kenaikan angka Produk Domestik Bruto (PDB).

Karena itu, dalam pembahasan RAPBN 2027 bersama DPR RI, Handi mendorong pemerintah menyampaikan secara terukur kontribusi masing-masing mesin pertumbuhan terhadap target 6 persen.

“Pertumbuhan ekonomi harus berperan dalam menurunkan kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka, memperbaiki rasio Gini, serta meningkatkan Indeks Modal Manusia. Target-target tersebut harus menjadi kontrak kinerja utama APBN 2027,” jelasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya