Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini. (Foto: Instagram)
Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini. (Foto: Instagram)
"Kelemahan, kekurangan atau bahkan kesalahan kebijakan ekonomi terkait upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi utamanya hanya satu, yakni mengabaikan sektor luar negeri," kata Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Minggu, 9 Agustus 2026.
Prof Didik menilai, upaya pemerintahan Indonesia selama ini terlalu inward looking, atau hanya sektor dalam negeri yang dikemas dengan berbagai kontroversi kebijakan. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5 persen.
Populer
Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02
Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06
Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47
UPDATE
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39