Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini. (Foto: Instagram)
Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini. (Foto: Instagram)
"Kelemahan, kekurangan atau bahkan kesalahan kebijakan ekonomi terkait upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi utamanya hanya satu, yakni mengabaikan sektor luar negeri," kata Rektor Universitas Paramadina, Prof Didik J Rachbini kepada Kantor Berita Ekonomi dan Politik RMOL, Minggu, 9 Agustus 2026.
Prof Didik menilai, upaya pemerintahan Indonesia selama ini terlalu inward looking, atau hanya sektor dalam negeri yang dikemas dengan berbagai kontroversi kebijakan. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5 persen.
Populer
Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52
Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44
Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16
Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00
Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02
Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04
UPDATE
Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30
Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11
Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11
Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03
Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55
Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44
Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43
Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33
Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17
Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58