Berita

Anggota Komite Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ibrahim Rezaei (Foto: X)

Global

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

MINGGU, 09 AGUSTUS 2026 | 16:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran mulai menunjukkan kewaspadaan terhadap pakta pertahanan yang dibentuk Arab Saudi, Turki, dan Pakistan. 

Kesepakatan yang dikenal sebagai Mecca Defence Agreement atau Pakta Pertahanan Mekkah itu dinilai sejumlah pihak di Iran berpotensi menjadi bagian dari konfigurasi keamanan baru yang dapat menyasar Teheran.

Pakta yang ditandatangani di Mekkah pada Jumat, 7 Agustus 2026 itu menyepakati bahwa serangan terhadap salah satu dari ketiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.


Anggota Komite Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ibrahim Rezaei, menjadi salah satu pejabat yang memberikan respons tegas. 

Mengutip unggahan di X Rezaei pada Minggu, 9 Agustus 2026, ia memperingatkan Arab Saudi bahwa mengandalkan perjanjian dengan negara lain tidak otomatis menjamin keamanan.

“Arab Saudi harus memahami bahwa kesepakatan di atas kertas dengan Turki dan Pakistan tidak akan memberi mereka keamanan, sama seperti bertahun-tahun menjadi tuan rumah eksklusif bagi Amerika tidak memberi mereka keamanan. Perbaiki kebijakan Anda sehingga Anda tidak perlu meminta keamanan dari orang lain," kata Rezaei.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengambil sikap lebih diplomatis. 

Meski tidak secara langsung menyebut pakta tersebut, Araghchi menyerukan negara-negara Muslim untuk mengedepankan kemandirian dan persaudaraan dalam menjaga keamanan kawasan. 

“Saatnya telah tiba bagi kita untuk hanya mengandalkan diri sendiri dan mengadopsi pendekatan persaudaraan sejati," tulisnya.

Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran untuk urusan internasional, Ali Akbar Velayati, juga menyerukan negara-negara Timur Tengah agar mampu menjamin keamanan melalui kerja sama. 

Dia sekaligus meminta pasukan asing meninggalkan kawasan, yang dinilainya menjadi sumber utama ketidakstabilan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya