Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat meninjau lokasi kebakaran. (Foto: PPID)

Nusantara

Kebakaran Gedung Bapenda Tak Ganggu Layanan Pajak

MINGGU, 09 AGUSTUS 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Layanan perpajakan dan Command Center Dinas Perhubungan dipastikan tetap berjalan, pascakebakaran Gedung Teknis di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat malam, 7 Agustus 2026.

Hal ini diungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat meninjau lokasi kejadian, Minggu, 9 Agustus 2026. Rano mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Kami masih menunggu hasil penyelidikan dari hasil olah TKP dari kepolisian," ujar sosok yang akrab disapa Bang Doel itu.


Kebakaran yang melanda sebagian gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta berasal dari lantai 11. Saat operasi pemadaman, Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan 37 unit armada dan 185 personel. Tiga di antaranya merupakan unit Bronto Skylift yang digunakan untuk mendukung proses pemadaman dari ketinggian.

Selama penanganan masih berjalan, sambung Rano, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan opsi kepada sekitar 1.000 ASN yang selama ini berkantor di Gedung Dinas Teknis.

"Gubernur sudah mengintruksikan menerapkan work from anywhere maupun dipindahkan ke kantor suku dinas lainnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal," ucap Rano.

Dipastikan Rano, layanan perpajakan tetap berjalan karena data Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta telah memiliki sistem pencadangan digital. 

Sementara, ruang pengendalian lalu lintas milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta menempati lantai 16 yang terbakar, akan dilakukan pemindahan dashboard CCTV dan Command Center ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di kawasan MT Haryono.

"Selama proses pemulihan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara manual. Dishub DKI akan mengerahkan petugas ke sejumlah simpang yang menjadi titik prioritas dan berpotensi mengalami kepadatan," pungkasnya.
 


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya