Berita

Posyandu Matahari di Desa Hargobinangun, Dusun Kaliurang Barat, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: Dok BRI)

Bisnis

BRI Bangun Posyandu Matahari di Sleman, Dorong Pencegahan Stunting

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 15:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Peduli terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui penguatan layanan Posyandu di tingkat desa.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan membangun Posyandu Matahari di Desa Hargobinangun, Dusun Kaliurang Barat, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Posyandu Matahari resmi diperkenalkan pada Selasa 4 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Niken Wastu Palupi, Direktur Eksekutif Rabu Biru Foundations Toro Sudarmadi, Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, serta sejumlah pejabat lainnya.


Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan peresmian Posyandu Matahari menjadi bagian dari implementasi Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan di Desa Hargobinangun.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk memperkuat peran Posyandu sebagai layanan kesehatan primer yang bersentuhan langsung dengan ibu hamil, ibu menyusui, bayi hingga balita.

"Melalui inisiatif ini kami berharap Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini," ujar Dhanny, Sabtu 8 Agustus 2026. 

Program tersebut mencakup revitalisasi layanan Posyandu, antara lain melalui peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan inovasi dan teknologi, penguatan edukasi kesehatan dan gizi, serta pemberian makanan tambahan (PMT) bagi kelompok sasaran.

BRI juga mendorong penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui budidaya ikan yang dapat menjadi sumber protein bergizi bagi keluarga.

Dhanny berharap penguatan layanan Posyandu tersebut dapat berkontribusi terhadap percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

"Kami percaya bahwa ketika masyarakat tumbuh sehat dan sejahtera, maka desa akan semakin maju, ekonomi akan semakin kuat, dan masa depan bangsa akan semakin cerah. Melalui BRI Peduli, kami akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia," tegasnya.

Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito menyambut positif kehadiran Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan. Menurutnya, program tersebut membuat layanan Posyandu menjadi lebih baik dan nyaman bagi masyarakat.

"Program ini membuat layanan Posyandu menjadi lebih baik dan nyaman. Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan Posyandu demi kesehatan ibu dan anak," kata Amin.

Ia menambahkan, dukungan BRI Peduli juga memberikan pendampingan kepada para orang tua agar lebih siap menjaga kesehatan serta tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Desa Hargobinangun sendiri merupakan wilayah yang berada di lereng Gunung Merapi dengan potensi di sektor pariwisata, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat.

Potensi tersebut dikembangkan melalui penguatan tata kelola pemerintahan desa, pengembangan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas layanan dasar.

Atas berbagai upaya tersebut, Desa Hargobinangun masuk dalam 40 Besar Desa Brilian 2023, program BRI yang mendorong desa meningkatkan kapasitas tata kelola, inovasi, serta pembangunan berkelanjutan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya