Berita

Tangkap layar kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. (Foto: media sosial)

Presisi

10 Saksi Diperiksa Usut Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 15:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres Metro Jakarta Pusat memeriksa sedikitnya 10 orang saksi yang telah untuk mengusut penyebab kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat malam, 7 Agustus 2026 ke Sabtu dini hari, 8 Agustus 2026.

"Kurang lebih saat ini baik dari interview langsung di lapangan sejumlah 10 orang," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung kepada wartawan.

Dari jumlah tersebut, tidak menutup kemungkinan Polisi akan melanjutkan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi-saksi yang ada saat awal mula kebakaran.


Salah satunya adalah orang-orang yang berada di sekitar gedung maupun pegawai yang masih berada di dalam gedung saat kebakaran terjadi.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

“Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel, sejauh ini dinyatakan tidak ada korban jiwa,” ujar Pramono.

Lanjut Pramono, gedung tersebut dihuni oleh beberapa perangkat daerah, yaitu Bapenda, BPSDM, Dinas Perhubungan, BPAD, dan Bank Jakarta, dengan total kurang lebih 1.000 ASN.

Sejauh ini, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian. 

Di sisi lain, Gedung Dinas Teknis Bapenda di Jalan Abdul Muis dipastikan telah berasuransi dan Pramono memastikan data perpajakan DKI Jakarta aman karena sudah terbackup secara digital, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu.

Namun, Traffic Management Control/ITCS Dinas Perhubungan yang berada di lantai 16 terdampak. Akibatnya, pengaturan lampu merah yang sebelumnya otomatis kini dilakukan secara manual.

Guna menjamin kelangsungan pelayanan publik, Pramono pun menginstruksikan seluruh ASN yang berkantor agar tetap bekerja melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara bergantian, atau berkantor di Suku Dinas Wilayah Kota, serta memanfaatkan aset Pemprov DKI Jakarta lainnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Kuota Batu Bara Turun, Laba Bisnis Tambang Astra Tergerus 28 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33

Denny Indrayana Walk Out dari Sidang Gugatan Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17

Laba Otomotif Astra Naik 8 Persen

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13

Maroko Kembangkan Pelabuhan Raksasa Berkapasitas 20 Juta Kontainer

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:11

Lewat Program Pelita, AHY Ajak Warga Manfaatkan Energi Surya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10

Normalisasi Sungai di Jakarta Dikebut Jelang Musim Hujan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02

Laba Astra Tergerus 12 Persen, Ini Penyebabnya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:58

Raja Juli Batal Bahas Karhutla di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:43

Film Laut Bercerita Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20

BGN Perluas MBG Prasmanan, Sasar 5.000-10.000 Dapur hingga Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19

Selengkapnya