Berita

Petugas memberikan kotak makan MBG di sebuah seolah di Jakarta Selatan (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Ratusan Sekolah Swasta Elite Dicoret dari Program Makan Bergizi Gratis

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ratusan sekolah swasta kategori elite secara terbuka menolak bergabung dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi refocusing yang tengah dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) demi memastikan bantuan pangan dan gizi pemerintah benar-benar mendarat di tangan masyarakat yang paling membutuhkan.

Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa pihaknya masih menghitung ulang estimasi akhir penerima manfaat Pasca-penyisiran sasaran tersebut.


"Sedang kita hitung (target penerima manfaat setelah refocusing), nanti kami umumkan berikutnya. Yang jelas betul yang disampaikan bahwa kita sedang sisir misalnya sekolah-sekolah swasta, khususnya yang elite, itu kan tidak perlu MBG," ujar Sudaryono saat konferensi pers di BGN, Jakarta Pusat, Jumat 7 Agustus 2026. 

Keputusan ini diambil setelah BGN membuka dialog intensif bersama jajaran kepala sekolah, komite, hingga para orang tua murid. Hasilnya, ratusan sekolah berbayar tinggi sepakat bahwa siswa mereka tidak memerlukan intervensi gizi dari negara.

"Kami komunikasikan dengan kepala sekolah, dengan orang tua, dengan komite sekolah. Ada beberapa sekolah, ada sekian ratus yang sudah menyatakan tidak perlu. Rata-rata sekolah swasta yang memang, mohon maaf, mungkin biayanya juga cukup tinggi dan tidak memerlukan adanya MBG di sekolahnya," tutur Sudaryono.

Ia menegaskan BGN enggan memaksakan penyaluran program ke lembaga pendidikan yang sudah mandiri secara finansial. Pendekatan yang diusung adalah keadilan sosial yang tepat guna.

"Intinya adalah ini demokratisasi gizi. Semua yang berhak menerima kita berikan, kecuali yang tidak mau," tegasnya.

Meski demikian, BGN belum bersedia membuka angka pasti mengenai berapa banyak sekolah dan siswa yang akhirnya dikeluarkan dari daftar penerima, mengingat proses pendataan yang masih bergerak dinamis.

"Data pastinya sudah ada, tetapi dinamis. Mungkin enggak bisa saya sampaikan di sini. Nanti kalau sudah final paling tidak kami bisa sampaikan. Mungkin Anda boleh tanya lagi pertanyaan yang sama ini setelah 17 Agustus (pidato nota keuangan RAPBN)," tambah Sudaryono.

Sebelumnya, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari sempat memberikan gambaran awal bahwa potensi pemangkasan penerima manfaat MBG bisa menyentuh angka 8 juta jiwa. Evaluasi ini menyasar jenjang sekolah menengah atas (SMA), khususnya di lembaga pendidikan dengan mayoritas siswa dari keluarga mampu.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah efisiensi anggaran ini bukanlah bentuk pemangkasan hak, melainkan upaya koreksi agar redistribusi gizi nasional berjalan secara adil dan proporsional.


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya