Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara di TMP Kalibata Jakarta. (Foto: Dok. Polri)

Hukum

Dugaan Ancaman terhadap Kapolri Alarm Serius, Negara Tak Boleh Kalah

JUMAT, 07 AGUSTUS 2026 | 18:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Isu dugaan ancaman terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus diperlakukan sebagai alarm serius bagi negara.

Jika benar ada upaya intimidasi terhadap pimpinan Polri di tengah penanganan sejumlah perkara, hal tersebut merupakan ancaman langsung terhadap penegakan hukum dan wibawa negara.

"Negara tidak boleh kalah oleh siapa pun yang berupaya mengintimidasi aparat penegak hukum," kata Koordinator Front Pemuda Indonesia Raya, Fauzan Ohorella dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 Agustus 2026.


Fauzan meminta Korps Bhayangkara mengusut secara menyeluruh dengan mengungkap aktor intelektual isu tersebut hingag disampaikan kepada publik secara terang-benderang.

Fauzan menilai, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum hanya dapat dipulihkan jika setiap perkara korupsi ditangani secara profesional, independen, dan tanpa pandang bulu.

Salah satu perkara paling disorot adalah dugaan TPPU dan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Kasus yang diungkap Kortas Tipikor Polri ini harus dituntaskan secara transparan berbasis alat bukti.

"Jangan ada kesan hukum hanya berani menyentuh pelaku tertentu, sementara pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan justru tidak pernah diperiksa. Kejagung harus membuktikan bahwa pemberantasan korupsi tidak tunduk pada jabatan maupun kepentingan politik," ujarnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya