Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat safari politik bersama PSI. (Foto: Dok PSI)

Politik

Pemilu Masih Lama, Jokowi Disarankan Fokus Bantu Pemerintahan Prabowo

SENIN, 03 AGUSTUS 2026 | 10:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penobatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Sesepuh Raja-Raja Timor saat safari politiknya di Nusa Tenggara Timur (NTT) memantik beragam respons publik. 

Sejumlah pihak mempertanyakan urgensi rangkaian safari politik tersebut, sementara sebagian lainnya menilai langkah Jokowi merupakan hak politik setiap warga negara.

Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai setiap aktivitas politik yang dilakukan Jokowi hampir selalu memunculkan kontroversi di ruang publik. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari posisi Jokowi yang masih memiliki pengaruh dalam dinamika politik nasional.


"Kalau soal Jokowi pasti menimbulkan pro kontra. Banyak pihak yang memang mempertanyakan apa sih urgensinya safari politik yang dilakukan oleh Jokowi," kata Adi lewat kanal Youtube miliknya, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurut Adi, kelompok yang mengkritik menilai safari politik tersebut terlalu dini mengingat Pemilu 2029 masih cukup lama. Mereka berpandangan Jokowi seharusnya lebih memusatkan perhatian untuk membantu menyukseskan program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Bukankah Pemilu 2029 masih jauh? Apakah tidak sebaiknya Jokowi fokus membantu kerja-kerja politik yang saat ini sedang digencarkan oleh pemerintahan Prabowo Subianto," ujarnya.

Di sisi lain, Adi melihat tidak sedikit masyarakat yang justru memberikan dukungan terhadap aktivitas politik Jokowi. Menurut mereka, setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden, Jokowi tetap memiliki hak konstitusional untuk berpolitik sebagaimana warga negara lainnya.

"Banyak juga yang mendukung Jokowi bahwa apa yang dilakukan melalui safari politik itu tidak perlu diperdebatkan dan dikritisi, karena Jokowi seperti kebanyakan warga negara yang lain memiliki hak politik dan kebebasan untuk melakukan aktivitas politik," jelasnya.

Sebelumnya, Jokowi resmi dinobatkan sebagai Sesepuh Raja-Raja Timor saat melakukan safari politik di NTT pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Penobatan tersebut dilakukan oleh sembilan raja yang memiliki wilayah di Kerajaan Timor.


Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya