Berita

Anggota Komisi II DPR RI F-PDIP Deddy Yevri Sitorus. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

KAMIS, 30 JULI 2026 | 17:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDIP Deddy Yevri Sitorus membantah tegas tudingan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) yang menilai dirinya menghina wartawan saat menyebut suasana di ruang rapat Komisi II DPR RI "seperti sirkus".

Tuduhan itu terjadi ketika sejumlah jurnalis meliput kedatangan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di ruang rapat Komisi II DPR RI dan banyak kerumunan selain wartawan. 

Deddy menegaskan pernyataannya sama sekali tidak ditujukan kepada wartawan, melainkan menggambarkan situasi ruang rapat yang menurutnya sudah terlalu ramai ketika rapat hendak dimulai.


"Saya tidak menyasar siapapun, tapi situasi yang ramai gak karu-karuan. Padahal sudah rapat mau dimulai. Jadi saya tidak menyebut siapa-siapa. Terutama yang TA (Tenaga Ahli), staf dari peserta rapat. Saya tidak ada menyinggung wartawan atau siapapun," tegas Deddy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026.

Legislator PDIP itu pun meminta semua pihak memeriksa ulang rekaman video secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Nggak ada sama sekali. Periksa rekamannya. Ya jadi saya tidak ada, saya melihat situasi rapat sudah mulai terlalu banyak orang di dalam. Padahal sudah ada balkon di atas. Saya bilang tolong tertibkan, sudah disediakan di atas. Jangan kayak sirkus. Itu yang saya sebut," selorohnya.

Deddy pun kembali menegaskan bahwa ucapannya tidak diarahkan kepada profesi wartawan.

"Ngapain saya mengarah ke wartawan,” tegasnya.

Menanggapi desakan KWP agar dirinya meminta maaf, Deddy justru mempertanyakan dasar tuduhan tersebut.

"Maaf apa? Dia minta maaf, berasumsi tanpa memeriksa fakta. Dia harus diperiksa itu. Bagaimana, minta maaf sama siapa? Karena apa?” tegasnya.

Ketua DPP PDIP itu pun menantang pihak yang menuduhnya tersebut untuk menunjukkan bukti apabila memang dirinya pernah menyebut wartawan sebagai "sirkus".

"Silakan mana basis penilaiannya, coba bawa ke saya. Saya ada sebut wartawan nggak? Nggak. Ada menyebut orang? Nggak. Suasana yang saya sebut udah kayak sirkus. Ini rapat. Gitu loh,” tegasnya lagi.

“Coba saya tunggu mana, kalo dia ada bukti rekaman saya ngomong wartawan sirkus, tunjukkan sama saya, oke. Kalau nggak, jangan bikin fitnah, nanti saya yang melapor,” imbuh dia. 

Saat ditanya lebih jauh mengenai rencana KWP membawa persoalan tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Deddy mengaku tidak mempermasalahkannya.

"Silakan, no problem. Silakan, saya nggak ada masalah. Saya tidak punya, saya tidak menyebutkan sesuatu yang salah. Saya lihat sudah rapat dimulai, semua orang berdiri. Dan yang paling saya protes itu adalah staf dan TA yang gak ada hubungannya sama rapat. Ini tolong ada apa ini masih rame, ada tempat di atas jangan kayak sirkus,” ungkapnya.

Menurut Deddy, dirinya hanya meminta agar ruangan ditertibkan karena rapat sudah akan dimulai, sementara tempat bagi tamu dan pengunjung telah disediakan di balkon.

"Wartawan ngapain saya sebut, gak ada saya sebut wartawan. Bahkan saya tidak menyebut siapapun. Saya persilakan ke atas (balkon Komisi II)," pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya