Berita

Wakil Menteri Agama (Wemenag) Romo H.R. Muhammad Syafi'i (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Wamenag Ajak Umat Hidupkan Kembali Tradisi Keilmuan Islam

KAMIS, 30 JULI 2026 | 14:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kemajuan peradaban Islam pada masa lalu lahir dari tradisi membaca yang luas. Para ilmuwan Muslim tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga meneliti alam, manusia, dan berbagai bidang ilmu pengetahuan. 

Semangat inilah yang menurut Wakil Menteri Agama (Wemenag) Romo H.R. Muhammad Syafi'i perlu dihidupkan kembali. 

Dalam sambutannya pada rangkaian kegiatan  Muharram Islamic Literacy Festival (Milfest) 1448 H di Unit Percetakan Al-Quran, Bogor, Jawa Barat, Kamis 30 Juli 2026, Romo Syafi'i menegaskan bahwa bagi umat Islam sumber ilmu sesungguhnya telah jelas.


"Bagi kita sumber ilmu itu kan sudah final. Dari Allah, dari Rasulullah," ujarnya.

Namun, ia menilai, perkembangan ilmu yang semakin terspesialisasi sering kali membuat masyarakat memandang ilmu agama dan ilmu pengetahuan sebagai dua hal yang terpisah.

"Ketika memahami sumber ilmu itu dalam pandangan yang dikemas oleh dunia yang penuh dengan spesialisasi ini, maka itu kemudian arahnya cuma fikih, ibadah, tauhid, tarikh, dan lain sebagainya," katanya.

Padahal, jika menengok sejarah, para ilmuwan Muslim justru menunjukkan wajah keilmuan yang utuh. Wamenag kemudian mencontohkan tokoh-tokoh besar seperti Ibnu Khaldun dan Ar-Razi yang dikenal dunia sebagai ilmuwan, tetapi pada saat yang sama memiliki fondasi keagamaan yang sangat kuat.

"Kalau mereka ilmuwan dalam konteks agama itu benar, karena sesungguhnya literasi mereka itu adalah Quran. Literasi mereka adalah sunnah. Literasi mereka adalah alam semesta yang terbentang di hadapan mereka," katanya.

Pernyataan tersebut mengandung pesan bahwa tradisi intelektual Islam dibangun di atas tiga ruang pembelajaran sekaligus, yakni wahyu Allah, teladan Rasulullah SAW, dan alam semesta yang terus mengundang manusia untuk berpikir dan meneliti.

Cara pandang seperti itulah yang melahirkan para cendekiawan besar yang mampu memberikan sumbangan bagi perkembangan kedokteran, astronomi, matematika, filsafat, hingga ilmu sosial, tanpa pernah memisahkan antara keimanan dan keilmuan.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pesan Romo Syafi'i menjadi pengingat bahwa kebangkitan umat tidak cukup hanya dengan memperkuat ritual keagamaan. Budaya literasi, tradisi riset, dan semangat mengembangkan ilmu pengetahuan juga harus menjadi bagian dari gerakan bersama. 

Sebab, ketika Al-Quran, Sunnah, dan alam, dibaca sebagai satu kesatuan, di sanalah peradaban Islam menemukan kekuatan dan relevansinya sepanjang zaman.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya