Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Pacu Revitalisasi Stasiun KAI Demi Dongkrak Pariwisata Nasional

KAMIS, 30 JULI 2026 | 13:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan revitalisasi stasiun-stasiun kereta api di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi memperkuat sektor pariwisata nasional.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi tahap pertama Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026. 

Menurut Presiden, revitalisasi ratusan stasiun yang dilakukan KAI merupakan langkah strategis untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata sekaligus melestarikan warisan sejarah bangsa. 


"Karena itu, usaha KAI untuk merevitalisasi ratusan stasiun sangat penting. Jangan dianggap sepele. Ini bisa menjadi daya tarik wisatawan. Ada yang datang untuk sejarah. Mereka ke Jawa Tengah untuk ke Borobudur, ke Jogja untuk ke Prambanan," ujarnya.

Bagi Prabowo, sektor pariwisata memiliki efek berganda yang mampu menghidupkan berbagai mata rantai perekonomian, mulai dari petani, pelaku usaha, hingga sektor logistik.

"Satu wisatawan asing datang ke negara kita, minum secangkir kopi, petani kopi hidup. Mereka yang terlibat dalam mengolah kopi hidup. Mereka yang terlibat dalam logistik, mengambil kopi dari kebun ke kota, ke pabrik, hidup. Mereka yang membungkus kopi, dan akhirnya mereka yang menjual kopi di restoran, di kafe, juga hidup. Mata rantainya banyak. Satu wisatawan mungkin bisa menghidupkan 10 sampai 15 rakyat kita," jelas presiden. 

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan, daya tarik utama Indonesia terletak pada kekayaan budaya, keindahan alam, dan suasana lingkungan yang terjaga.

Karena itu, ia meminta seluruh daerah menjadikan kebersihan sebagai prioritas pembangunan agar mampu menciptakan destinasi wisata yang nyaman dan berkelas. 

"Makanya sampah menjadi prioritas kita. Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia. Semua sungai harus bersih, semua kali harus bersih. Alam harus dijaga. Pohon tidak boleh ditebang sembarangan. Kalau perlu kita tanam ratusan juta pohon baru. Estetika dan keindahan harus kita pertahankan," tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya