Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta KAI Tak Cuma Kejar Untung, Tapi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat Kecil

KAMIS, 30 JULI 2026 | 12:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata. 

Menurutnya, kereta api harus menjadi instrumen ekonomi yang berpihak kepada rakyat kecil dan mampu mendorong pemerataan kesejahteraan. 

"Kereta Api harus melayani rakyat. Sehingga di banyak negara, Kereta Api itu dianggap public service. Tidak semata-mata mengejar keuntungan. Tetapi harus efisien. Sehingga nanti ada Kereta Api yang diarahkan untuk membantu rakyat yang berpenghasilan rendah," ujar Prabowo saat meresmikan revitalisasi tahap pertama Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 30 Juli 2026. 


Prabowo juga mengingatkan agar modernisasi sektor perkeretaapian tidak mengabaikan pelayanan bagi kota-kota kecil. Tetapi harus berjalan seiring dengan pemerataan akses transportasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Kereta Api Indonesia harus benar-benar berpikir utuh komprehensif. Kita mengejar modernisasi. Kita mengejar teknologi. Tapi ingat, teknologi semua sarana adalah untuk melayani rakyat. Ini saya titip pesen benar-benar sama Kereta Api Indonesia," tegasnya.

Selain itu, Presiden meminta investasi di sektor perkeretaapian terus diperbesar, terutama untuk meningkatkan keselamatan di lintasan sebidang. 

"Kita harus investasi lebih banyak di bidang Kereta Api. Semua lintasan-lintasan Kereta Api, saya dengar yang masih ada ribuan, harus dibikin pintu-pintu yang baik. Pintu-pintu yang otomatis mungkin, ya. Sehingga tidak terjadi kecelakaan di mana-mana," pungkas Presiden.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya