Berita

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) membangun ekosistem pengelolaan sampah plastik berbasis masyarakat di Kota Cilegon.(Foto: Istimewa)

Nusantara

Pengolahan Sampah Plastik Jadi Peluang Ekonomi Baru

KAMIS, 30 JULI 2026 | 01:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperluas implementasi ekonomi sirkular dengan membangun ekosistem pengelolaan sampah plastik berbasis masyarakat di Kota Cilegon. 

Program tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas pengolahan sampah, tetapi juga menyiapkan hilirisasi dan akses pasar bagi produk daur ulang guna menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui program tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) Rumah Hijau Nusantara, PGN menggandeng Pemerintah Kota Cilegon, Kertabumi Recycling Centre, National Geographic Indonesia, serta Bank Sampah Al-Bustaniyah Cilegon untuk memperkuat rantai nilai pengelolaan sampah, mulai dari pengumpulan, pengolahan, hingga pemasaran produk hasil daur ulang.


Dalam dua bulan terakhir, program tersebut berhasil mengolah 871 kilogram sampah plastik menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti furnitur, tempat tisu, gantungan kunci, tasbih, dan produk kerajinan lainnya.

Sebagai bentuk dukungan, PGN menyerahkan mesin pencacah (shredder), mesin extruder, cold press, scroll and table saw, serta oven kepada Bank Sampah Al-Bustaniyah. Bantuan ini diharapkan meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, sekaligus memperluas peluang usaha berbasis ekonomi sirkular.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Malyudin, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun PGN. Menurutnya, tantangan pengelolaan sampah tidak hanya terletak pada penyediaan fasilitas, tetapi juga pembentukan budaya peduli lingkungan.

“Dalam pengelolaan sampah, pengembangan ekonomi sirkular perlu diikuti penguatan hilirisasi agar produk hasil pengolahan sampah memiliki pasar yang berkelanjutan,” kata Sabri, dikutip Rabu 29 Juli 2026.

Sabri menambahkan, ke depan, yang perlu diperkuat adalah aspek hilirisasi. Produk hasil pengolahan sampah harus memiliki pasar sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Dia melihat peluang kolaborasi dengan Dinas Koperasi untuk memperluas pemasaran produk, termasuk melalui berbagai pameran dan kegiatan daerah.

Division Head CSR PGN, Krisdyan Widagdo Adhi mengatakan, program ini merupakan kelanjutan berbagai inisiatif PGN dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

“Melalui program ini, PGN ingin menunjukkan bahwa sampah bukan lagi dipandang sebagai limbah, melainkan sumber daya yang memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik," kata Krisdyan.

Ke depan, PGN melalui program Rumah Hijau Nusantara ini juga akan berperan sebagai penghubung offtaker bagi sebagian produk hasil olahan Bank Sampah Al-Bustaniyah melalui kerjasama program pendampingan UMKM dan komersialisasi pasar yang lebih luas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya