Berita

Fasilitasi Jemput Bola Verifikasi Digitalisasi Perlinsos yang digelar Ditjen Dukcapil Kemendagri. (Foto: Dok. Kemendagri)

Politik

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

RABU, 29 JULI 2026 | 20:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) berbasis data kependudukan sangat penting sebagai fondasi utama penyaluran bantuan sosial (bansos) benar-benar tepat sasaran.

Komitmen tersebut disampaikan dalam agenda Fasilitasi Jemput Bola Verifikasi Digitalisasi Perlinsos yang digelar Ditjen Dukcapil Kemendagri bekerja sama dengan Komisi II DPR RI di Surakarta, Jawa Tengah, 27-28 Juli 2026.

Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima membeberkan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran Perlinsos tahun 2026 sebesar Rp508,2 triliun. Oleh sebab itu, akurasi data kependudukan menjadi syarat mutlak agar anggaran belanja negara tersebut tak salah sasaran.


"Berbicara tentang ketepatan sasaran bantuan sosial pada hakikatnya adalah berbicara tentang mutu data kependudukan. Seluruh penyaluran bantuan bertumpu pada 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai identitas tunggal setiap warga negara," tegas Aria dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 29 Juli 2026.

Politisi senior ini menilai digitalisasi Perlinsos bukan sekadar soal modernisasi teknologi, melainkan upaya menegakkan keadilan sosial. Pemutakhiran data secara berkala menjadi kunci dalam mengikis persoalan exclusion error maupun inclusion error yang kerap menghiasi penyaluran bansos.

"Ketika sistem tidak mengenali warga yang berhak, maka kemiskinan yang tidak terbaca sistem tetap menjadi kemiskinan yang nyata," cetusnya.

Komisi II DPR RI, lanjut Aria, telah menyiapkan tujuh komitmen strategis. Di antaranya memperkuat landasan hukum administrasi kependudukan, meningkatkan kualitas layanan Dukcapil di daerah, menjamin perlindungan data pribadi, hingga mendorong sinkronisasi kebijakan antara Kemendagri dan Kemensos.

Senada dengan DPR, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan bahwa pihaknya siap menyediakan data kependudukan sebagai single source of truth dalam ekosistem digitalisasi Perlinsos.

"Digitalisasi Perlinsos bukan sekadar mengubah proses manual menjadi digital, tetapi membangun tata kelola bantuan sosial yang lebih adil, akurat, dan berbasis data sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak," ungkap Teguh.

Guna menyokong program tersebut, Dukcapil menyiapkan tiga pilar layanan digital: Single Sign-On (SSO) berbasis Identitas Kependudukan Digital (IKD), autentikasi Face Recognition (FR) atau pemindaian wajah, serta integrasi pertukaran data melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP).

Hingga Juli 2026, kesiapan infrastruktur Dukcapil teruji dengan catatan penggunaan layanan Face Recognition yang telah menembus 5,64 juta kali, serta akses SSO IKD yang melebihi 1,04 juta kali.

Teguh menambahkan, digitalisasi bansos merupakan elemen penting dari pembangunan Digital Public Infrastructure (DPI) nasional yang mengintegrasikan identitas digital dan layanan publik secara holistik.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya