Berita

Mobil Pajero Sport yang disita KPK dari istri kedua Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Suci Nitia Edwar. (Foto: Dok. KPK)

Hukum

Pajero Istri Kedua Bupati Kuansing Disita KPK

RABU, 29 JULI 2026 | 17:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport milik Suci Nitia Edwar selaku istri kedua Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyitaan ini dalam rangka pengembangan penyidikan perkara dugaan suap pengisian jabatan dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemkab Kuansing.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, penyitaan dilakukan saat pemeriksaan sejumlah saksi di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Senin, 27 Juli 2026.

"Penyidik melakukan penyitaan satu unit mobil Pajero Sport dari SNE (Suci Nitia Edwar), istri Bupati Kuansing, dan sedang dalam perjalanan dibawa menggunakan towing menuju Jakarta," kata Budi kepada wartawan, Rabu, 29 Juli 2026.


Selain menyita kendaraan tersebut, penyidik juga mendalami dugaan suap berupa kendaraan Pajero Sport yang diberikan saat Zulkarnain masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Kuansing pada 2023.

Di hari yang sama, penyidik turut menggali proses lelang jabatan yang mengantarkan Zulkarnain menjadi Kepala Dinas PU pada 2023, serta lelang jabatan Sekda Pemkab Kuansing pada 2025.

Tak hanya itu, KPK juga memeriksa pihak-pihak dari perusahaan penukaran valuta asing di Pekanbaru untuk menelusuri penukaran uang yang diduga digunakan dalam pemberian uang kepada pihak di Kementerian Kehutanan.

"Penyidik juga meminta keterangan dari saksi-saksi terkait penukaran uang di money changer yang digunakan untuk pemberian uang kepada pihak di Kementerian Kehutanan," ungkap Budi.

Pada Senin, 27 Juli 2026, KPK memeriksa sejumlah saksi antara lain Kabid Administrasi Kepegawaian BKPP Pemkab Kuansing, HP;  DSM dan HRW dari pihak swasta, Direktur PT Gemar Mas Jaya (Money Changer Pekanbaru), WS; Direktur PT Mas Kirana Pekanbaru Money Changer, AH; Sales PT Dipo International Pahala Otomotif (dealer Mitsubishi), IA; serta Marketing PT Clipan Finance, MF.

Kasus ini bermula dari OTT KPK pada 29 Juni 2026 terkait dugaan suap pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing. Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan tiga tersangka, yakni Suhardiman Amby selaku Bupati Kuansing periode 2025-2030, Zulkarnain selaku Sekda Kuansing, dan Ardiles selaku Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya