Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Purbaya Dorong Modernisasi DJPb: Tata Kelola Keuangan Tak Cukup Sekadar Administratif

RABU, 29 JULI 2026 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Keuangan mendorong Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) untuk memperkuat sistem peringatan dini (early warning system) sebagai langkah antisipasi terhadap beragam risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas fiskal dan perekonomian nasional.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menekankan pentingnya kemampuan mendeteksi gejolak ekonomi sejak awal. Langkah ini dinilai menjadi kunci utama agar tata kelola keuangan negara tetap fleksibel dan adaptif di tengah tingginya ketidakpastian global.

"DJPb diharapkan terus mengembangkan sistem early warning untuk memantau kondisi ekonomi dan keuangan, sehingga mampu memberikan respons cepat terhadap potensi risiko," kata Purbaya saat menghadiri Forum Strategis Nasional Penataan Organisasi DJPb Tahun 2026 di Jakarta, Selasa 28 Juli 2026. 


Purbaya menggarisbawahi bahwa fungsi pengelolaan anggaran negara saat ini tidak lagi sebatas urusan administratif semata. Lebih dari itu, instrumen perbendaharaan dituntut untuk bergerak lebih responsif terhadap dinamika ekonomi yang bergerak cepat.

Atas dasar tersebut, restrukturisasi dan penataan di tubuh DJPb difokuskan pada pemangkasan efisiensi birokrasi, percepatan alur kerja, hingga peningkatkan kejelasan pembagian peran serta tanggung jawab di setiap lini perbendaharaan.

Di sisi lain, Purbaya menegaskan bahwa implementasi kebijakan fiskal wajib dibarengi dengan integritas tinggi, kedisiplinan, serta kepatuhan penuh terhadap aturan hukum.

"Inovasi dalam pengelolaan keuangan negara harus selalu ditopang oleh pengetahuan, kemampuan, dan komitmen yang kuat," tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya dokumentasi rekam jejak dan pengalaman DJPb dalam mengelola arus kas negara selama melewati berbagai krisis. Pengalaman institusional tersebut dinilai sangat berharga untuk dijadikan pijakan referensi dalam merumuskan strategi menghadapi tantangan masa depan.

Melalui modernisasi organisasi secara menyeluruh, kapasitas DJPb diharapkan makin tangguh dalam menopang stabilitas fiskal sekaligus mengawal keberlanjutan agenda pembangunan nasional.

"DJPb diharapkan semakin siap menjadi institusi modern yang mampu menjawab kebutuhan negara, menjaga stabilitas fiskal, dan mendukung pembangunan menuju Indonesia Maju," tutur Purbaya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya