Berita

Pengamat Intelijen dan Geopolitik Amir Hamzah. (Foto: RMOL)

Politik

Isu Kas Negara Kosong Berpeluang Pengaruhi Psikologi Publik

RABU, 29 JULI 2026 | 06:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Istilah seperti negara bangkrut, kas negara kosong, maupun tudingan bahwa seluruh aparat keamanan akan dijadikan penagih pajak memerlukan pembuktian yang jauh lebih kuat sebelum dapat diterima sebagai kesimpulan.

Dalam perspektif intelijen strategis, informasi yang beredar harus melalui proses verifikasi, validasi sumber, serta pengujian terhadap kemungkinan adanya bias, framing, maupun kepentingan tertentu.

“Narasi yang terlalu dramatis dapat memengaruhi psikologi publik," kata Pengamat Intelijen dan Geopolitik Amir Hamzah, dikutip Rabu 29 Juli 2029.


Dalam geopolitik modern, menurut Amir, perang informasi sama pentingnya dengan perang ekonomi. 

"Karena itu masyarakat harus berhati-hati agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum memiliki dasar yang kuat,” kata Amir.

Amir tidak menampik bahwa pemerintah menghadapi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan APBN.

Perlambatan ekonomi dunia, fluktuasi harga komoditas, pelemahan perdagangan internasional, serta kebutuhan pembiayaan berbagai program nasional juga turut memberikan tekanan terhadap penerimaan negara.

"Namun tekanan tersebut bukan hanya dialami Indonesia," kata Amir.

Berbagai negara berkembang maupun negara maju juga menghadapi persoalan serupa akibat tingginya biaya utang, kenaikan suku bunga global, serta ketidakpastian ekonomi internasional.

Dalam pandangannya, tantangan fiskal harus dijawab melalui peningkatan investasi, penguatan industri nasional, efisiensi belanja negara, peningkatan produktivitas, serta perluasan basis penerimaan negara yang dilakukan secara adil.

"Juga kurang tepat apabila muncul tudingan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hanya memanjakan oligarki," kata Amir.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya