Berita

Anggota Bawaslu RI, Puadi, bersama Dekan FISIP UNAS, Aos Yuli Firdaus, saat pembukaan kegiatan Bawaslu Campus Connect bertajuk “Generasi Digital, Demokrasi Transparan”, di Kampus Pascasarjana UNAS, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juli 2026. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bawaslu Gandeng UNAS Persiapkan Ruang Digital Sehat Pemilu 2029

SELASA, 28 JULI 2026 | 17:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kolaborasi dengan kampus kembali dibangun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), yang kali ini menggandeng Universitas Nasional (UNAS) untuk menciptakan ruang digital sehat untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Anggota Bawaslu RI Puadi, memulai kolaborasi itu lewat gelaran Bawaslu Campus Connect bertajuk “Generasi Digital, Demokrasi Transparan”, di Kampus Pascasarjana UNAS, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Juli 2026.

Dalam pidato pembukaannya Puadi menjelaskan, Bawaslu tengah membangun kemitraan strategis dengan kampus-kampus sebagai faktor penting membangun demokrasi yang semakin kuat, partisipatif, dan berintegritas di tengah perkembangan teknologi dan media informasi.


"Tema Generasi Digital, Demokrasi Transparan sangat relevan dengan perkembangan demokrasi kita saat ini. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi, mengakses informasi, hingga menyampaikan aspirasi politik," ujar Puadi.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu RI itu memandang, civitas akademika di perguruan tinggi terutama mahasiswa, dapat menjadi agen perubahan untuk kemajuan demokrasi di Indonesia.

"Karena itulah Bawaslu menghadirkan program Bawaslu Campus Connect sebagai ruang kolaborasi antara Bawaslu dengan dunia akademik," sambung Puadi menegaskan.

Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi yang dibangun antara Bawaslu RI dengan UNAS dan beberapa kampus lainnya tidak berhenti dalam forum diskusi dan sosialisasi, tetapi menjadi wadah pertukaran gagasan, riset, inovasi, dan pengembangan berbagai solusi yang dapat memperkuat kualitas demokrasi Indonesia.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu kepemiluan, aktif melakukan edukasi kepada masyarakat, mengembangkan inovasi berbasis teknologi, melakukan riset kepemiluan, serta berpartisipasi dalam berbagai program pengawasan partisipatif yang diselenggarakan Bawaslu," demikian Puadi menambahkan.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya