Berita

Perry Warjiyo. (Foto: Istimewa)

Politik

PDIP Minta Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Pasar Usai Perry Warjiyo Mundur

SELASA, 28 JULI 2026 | 15:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan menilai pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo telah memicu reaksi negatif di pasar yang harus segera direspons pemerintah guna memulihkan kepercayaan pelaku ekonomi.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan independensi Bank Indonesia merupakan amanat reformasi yang lahir pascakrisis ekonomi pada akhir pemerintahan Presiden Soeharto. Karena itu, menurutnya, independensi bank sentral harus tetap dijaga.

"Reformasi melahirkan Bank Indonesia yang independen. Independensi inilah yang harus dijaga,” ujarnya kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.


Hasto menilai pasar telah memberikan sinyal yang jelas atas mundurnya Perry Warjiyo. 

Menurutnya, meningkatnya ketidakpastian tercermin dari respons negatif pelaku pasar yang harus menjadi perhatian serius pemerintah maupun DPR RI.

"Kalau kita melihat reaksi pasar, ternyata mundurnya Gubernur Bank Indonesia itu kan direspons negatif. Ketidakpastian dianggap makin tinggi, kemudian pasar juga bereaksi negatif. Ini adalah instrumen yang harus diperhatikan oleh pemerintah, termasuk oleh DPR,” katanya.

Ia menyebut reaksi pasar merupakan indikator yang paling jujur dalam menilai kondisi ekonomi. Oleh sebab itu, pemerintah didorong untuk segera mengambil langkah konkret guna mengembalikan optimisme dunia usaha.

PDIP, lanjut Hasto, berharap pemerintah mampu menjawab kekhawatiran pasar dengan menghadirkan kepastian arah pembangunan ekonomi dan politik yang saling mendukung, disertai penegakan supremasi hukum dan terciptanya persaingan usaha yang adil.

"Maka PDI Perjuangan mendorong agar dampak dari reaksi negatif itu cepat direspons oleh pemerintah, sehingga muncul suatu rasa percaya bahwa arah pembangunan ekonomi dan politik kita itu memang saling berkomplemen satu sama lain,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya